Showing posts with label BAB 6 – Dimana Kita Sekarang?. Show all posts
Showing posts with label BAB 6 – Dimana Kita Sekarang?. Show all posts

Monday, June 15, 2009

BAB 6 – Dimana Kita Sekarang? (bag.3)

...sebelumnya di: BAB 6 – Dimana Kita Sekarang? (bag.2)

Orang Cerdas, Bisnis yang Salah

Seperti Donald Trump dan saya pernah mengerjakan buku kami, Why We Want You to be Rich (Mengapa Kami Ingin Anda menjadi Kaya), buku mengenai golongan kelas menengah yang sedang tenggelam, Donald berkata sesuatu yang telak kepada saya, “Saya punya banyak kawan satu kelas yang jauh lebih cerdas dari pada saya, tapi saya menghasilkan lebih banyak uang dari pada mereka. Salah satu alasannya adalah karena saya seorang enterpreiner dan mereka menjadi pegawai yang bekerja untuk perusahaan-perusahaan besar. Alasan lainnya adalah karena mereka bekerja di perusahaan yang salah. Mereka bekerja untuk perusahaan yang sedang sekarat.”

Mendengarkan kata-katanya, saya mencerminkannya kepada hidup saya sendiri. Jika saja saya mengikuti saran ayah miskin saya, saya mungkin sudah menjadi pegawai dalam perusahaan yang sedang sekarat. Saat ini, para lulusan dari U.S. Merchant Marine Academy sangat susah mencari pekerjaan. Alasan U.S. Merchant Marine sekarat sama dengan mengapa General Motors sekarat. Bayaran untuk pekerja Merchant Marine sangat tinggi sehingga perusahaan-perusahaan pengapalan harus memindahkan kapal-kapal mereka ke negara-negara dengan biaya tenaga kerja yang lebih rendah. Perserikatan buruh menghargai diri mereka sendiri untuk sebuah pekerjaan.

Disaat Donald dan saya duduk di kantornya melihat Central Park dan Fifth Avenue, saya sadar bahwa saya tidak akan duduk dimana saya duduk sekarang jika saya mengikuti saran ayah miskin saya – sebuah paham yang dibangunnya dari pengalamannya pribadi di masa depresi yang lalu. Dengan kemungkinan munculnya depresi yang baru, dari pada merasa takut, Donald dan saya mempersiapkan diri untuk masa yang berat dan penuh tantangan yang akan datang. Kami telah mengalami masa-masa berat sebelumnya, dan setiap kali juga kami dapat keluar dan menjadi lebih cerdas dan bahkan lebih kaya.

Bola Kristal

Pada bulan April 2009, disaat saya menulis buku ini, dunia merasa lebih baik mengenai perekonomian. Orang-orang menjadi lebih optimis. Pasar modal mulai menanjak. Uang tunai keluar dari emas dan tabungan, dan kembali masuk ke dalam pasar modal. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, saya percaya hal ini adalah pasar spekulan jual yang sedang menanjak – sebuah tanjakan yang menghisap – salah satu pasar menanjak yang paling jahat, tapi saya mungkin salah.

Saya merasa bahwa yang terburuk belumlah selesai karena beberapa alas ini:

1. Perindustrian lama sedang sekarat. Banyak orang-orang yang sudah tua bergantung pada hasil deviden yang dibayar perusahaan-perusahaan lama. Dalam krisis ini, dengan jumlah pendapatan yang jatuh, banyak bisnis memotong banyak deviden. GE memotong deviden mereka sebanyak 68 persen dan JP Morgan memotong deviden mereka sebesar 86 persen. Hal itu berarti jika anda seorang pensiunan yang hidup 1000 dolar AS sebulan dari deviden GE, sekarang anda hanya menerima 320 dolar AS. Jika anda hidup dari deviden JP Morgan, anda hanya hidup dengan 140 dolar AS bukan 1000 dolar AS.

2. Pajak akan naik. Bersamaan dengan terusnya Amerika Serikat mencetak triliunan dolar, anak-anak dan cucu-cucu kita akan membayar kekacauan ini dengan pajak yang meningkat. Pajak sering kali menghukum yang berproduksi dan memberi hadiah yang bajingan, malas, atau tidak cakap.

Sebagai contoh, White House baru saja mengumumkan pelepasan atas donasi belas kasih pemotongan pajak, yang sangat pasti memberi dampak negatif terhadap kekayaan. Pada tahun 2006, 4 juta orang Amerika berpenghasilan 200.000 dolar AS dan lebih. Mereka terhitung kurang dari 3 persen warga negara Amerika, namun menyumbang 44 persen dari total derma belas kasih. Pelepasan pengurangan pajak ini berarti banyak sumbangan belas kasih yang akan berhenti, dan jutaan lebih akan membutuhkan bantuan pemerintah, yang kemudian akan membuat pemerintah untuk menaikkan pajak lagi.

Ada perasaan yang sedang bertumbuh di negeri ini untuk “mendapatkan” sang kaya. Perasaan ini menyatu dalam tindakan Anggota Dewan Rakyat Jerry McNerney (D-CA), dengan meminta pajak 90 persen dari orang-orang kaya. Namun rakyat banyak mencoba menghukum orang-orang pekerja yang kaya – mereka yang membayar pajak, menciptakan pekerjaan, dan memberikan sumbangan belas kasih. Orang kaya yang sebenarnya, mereka yang mempengaruhi para politikus dan Federal Reserve, tidak tersentuh.

3. Amerika Serikat adalah negara penghutang terbesar di dunia. Gross Domestic Product – GDP (Produk Domesting Kotor) dari Amerika Serikat lebih dari 14 triliun dolar AS. Saat ini, total jumlah dolar untuk penggantian semua program penjaminan pada tahun ini sekitar setengah dari jumlah tersebut.

4. Cina mengancam status cadangan dolar AS. Pada bulan Maret 2009, Cina mulai bersungguh-sungguh berniat melepaskan dolar AS sebagai mata uang cadangan dunia. Untuk jangka panjang, hal ini berarti Amerika Serikat mungkin tidak dapat lagi membayar tagihan-tagihannya dengan uang Monopolo.

5. Para konsumen AS dipenuhi dengan utang dan kekurangan uang tunai. Sekitar 70 persen dari perekonomian AS dipenuhi oleh pengeluaran konsumen menurut Badan Statistik Tenaga kerja, dan hampir semua negara-negara di dunia bergantung pada kekuatan berbelanja konsumen AS untuk menopang perekonomian mereka sendiri. Konsumen AS sudah berhenti berbelanja, yang berarti dunia menderita. Tanpa cukupdana dalam tabungan, warga negara Amerika yang rata-rata tidak dapat bertahan terhadap resesi yang panjang. Jika resesi berlanjut dan para konsumen AS kehabisan uang, dunia akan tergelincir kepada depresi.

6. Pengangguran meningkat. Setiap bisnis di dunia, besar atau kecil, sedang berusaha untuk memotong overhead (biaya tambahan). Satu cara tercepat dan termudah untuk melakukannya adalah memotong kewajiban membayar gaji dengan mengurangi pekerja.

Pada bulan Maret 2009, data resmi rata-rata penangguran adalah 8,5 persen. Sepanjang bulan tersebut, kira-kira 694.000 pekerjaan hilang di Amerika Serikat, berdasarkan Badan Statistik Tenaga kerja. Namun, statistic pengangguran tersebut tidak menghitung jumlah pengangguran yang belum mencari pekerjaan dalam tiga puluh hari, atau mereka yang bekerja sambilan sementara menunggu untuk mendapatkan pekerjaan. Jika anda menambahkan jumlah orang-orang ini kedalam jumlah resmi tersebut, rata-rata pengangguran yang sebenarnya adalah 19.1 persen, berdasarkan shadowstats.com. Sepanjang Depresi Dasyat, pengangguran mencapai 24 persen. Dengan berpatokkan dengan rata-rata ini, sebentar lagi kita sampai di sana.

7. Teknologi menjadi maya dan relatif murah. Saat ini, bisnis dapat melakukan lebih banyak usaha dengan lebih sedikit pekerja dan mendapat lebih banyak untung. Hal ini mengarah kepada lebih banyak pengangguran.

8. Sistem sekolah kita tidak mempersiapkan para pelajar untuk Jaman Informasi. Teknologi dan aplikasinya berubah dengan sangat cepat, para lulusan universitas tidak diperlengkapi untuk sukses di lapangan pekerjaan saat ini. Saat ini, kebanyakan lulusan universitas menjadi using disaat mereka menerima kelulusan mereka.

9. Penghematan sekarang menjadi trendi. Sudah tiga puluh tahun, orang berutang untuk terlihat kaya. Sudah menjadi kerajingan orang untuk berolah raga atas tas tangan rancangan terakhir atau mengemudi mobil yang mahal. Saat ini, kebalikannya menjadi nyata. Saat ini orang-orang bangga untuk hidup hemat, hidup dengan sehat, dan menggunakan uang secara lebih bijaksana. Hal ini akan menambahkan bahan bakar kepada krisis ekonomi. Seperti yang anda ketahui dari Bagian Satu buku ini, satu-satunya cara untuk mengembangkan perekonomian ini adalah dengan cara menjadi berutang. Berhemat mungkin trendi, tapi tidak membantu perekonomian. Jika kita sebagai negara berhenti mengeluarkan, pengangguran akan meningkat dan perusahaan-perusahaan kecil akan hancur.

Sebuah Lelucon Kuno

Ada sebuah lelucon kuno seperti ini: Dua orang berjalan di hutan dan tiba-tiba seekor beruang melompat keluar mendatangi mereka.

“Apakah kamu piker kita dapat berlari meninggalkan beruang ini?” Tanya kawan yang satu.

Dimana kawan yang satu lagi menjawab, “Saya tidak perlu berlari meninggalkan beruangnya. Saya cukup berlari meninggalkanmu.”

Menurut pendapat saya, hal ini mirip sekali dengan dunia yang kita hidupi saat ini. Banyak bisnis yang akan gagal, dan yang kuat akan bertahan dan tumbuh menjadi lebih kuat. Sayangnya, banyak dari kawan-kawan baby boomer sayaa yang tidak siap untuk masa depan. Banyak yang telah hidup terlalu santai untuk waktu yang lama. Banyak yang kesehatannya kurang tanpa kekayaan yang cukup. Banyak yang tidak memiliki asuransi kesehatan, sama seperti program rumah sakit pemerintah kehabisan uang.

Saya percaya kita memasuki musim dingin finansial yang panjang dan berat. Berita baiknya adalah musim semi akan datang, bunga-bunga akan mekar, dan kehidupan yang baru akan lahir. Sebetulnya kita kita akan keluar dari krisis finansial ini, tapi kebetulan jutaan orang akan tertinggal dibelakan secara permanen. Untuk mereka, saya berharap presiden dapat menyelamatkan mereka.

Menurut pendapat saya, hanya sedikit hal yang dilakukan para politikus untuk menyelamatkan perekonomian. Pada akhirnya, mereka akan menyelamatkan yang kaya dengan menggunakan uang jaminan untuk menolong perekonomian.

Apa yang menjadi permasalahan sesungguhnya adalah apa yang akan anda lakukan untuk diri anda sendiri. Anda tidak perlu berlari dari beruang; anda cukup berlari meninggalkan mereka yang menunggu untuk diselamatkan.

Ada berita baik bagi mereka yang siap untuk bergerak maju ke dalam dunia baru yang berani: Saat ini adalah waktu yang terbaik bagi mereka yang ingin belajar, belajar cepat, bekerja keras, dan tidak bergabung dengan paduan suara orang-orang negatif. Belajar dari masa lalu untuk sukses di masa depan. Saat ini adalah waktu anda untuk menjadi kaya – jika anda ingin kaya.

Sebelum masuk ke Bagian Dua, mari kita mengulang kembali lima aturan baru uang yang sudah dikita bicarakan sampai saat ini. Mereka sangat penting untuk mengalahkan persekongkolan dalam permainan mereka sendiri.

Aturan Baru #1: Uang adalah Pengetahuan. Saat ini, aset-aset tradisional tidak membuat anda kaya atau aman secara finansial. Anda dapat kehilangan uang dari usaha-usaha, real estate, saham, obligasi, komoditas, bahkan emas. Pengetahuan membuat anda kaya dan kurangnya pengetahuan membuat anda miskin. Dalam dunia baru yang berani ini, pengetahuan andalah yang merupakan uang yang baru.

Bagian Dua adalah mengenai meningkatkan pengetahuan finansial anda.

Aturan Baru #2: Belajar untuk menggunakan utang. Setelah tahun 1971, dolar AS berganti dari sebuah aset menjadi kewajiban – utang. Utang meletus karena perbankan dapat menciptakan lebih banyak uang dengan menciptakan lebih banyak utang. Kekacauan subprime kita saat ini disebabkan para peminjam kalangan menengah dan bank-bank menengah. Sangat jelas, kedua kelas yang miskin dan yang kaya butuh belajar menggunakan utang dengan lebih baik.

Utang itu tidak buruk. Penyalahgunaan utang itu yang buruk. Utang dapat membuat anda kaya, dan utang dapat membuat anda miskin. Jika anda ingin unggul secara finansial, anda perlu belajar menggunakan utang, tidak menyalahgunakannya.

Bagian Dua ini mengenai belajar bagaimana menggunakan utang yang baik untuk membuat hidup anda lebih kaya dan untuk menempatkan diri anda menjadi aman secara finansial.

Aturan Baru #3: Belajar mengatur aliran kas. Setelah dolar menjadi utang, nama permainan itu adalah membuat anda dan saya masuk ke dalam utang. Ketika anda berutang, aliran kas dari anda kepada orang lain. Saat ini banyak orang berada dalam masalah finansial karena mereka terlalu banyak aliran kas keluar dari kantong mereka dan sangat sedikit uang yang mengalir ke dalam kantong mereka. Jika anda ingin bebas secara finansial, anda perlu untuk belajar untuk memiliki lebih banyak uang yang mengalir ke dalam kantong anda.

Bagian Dua akan mengenai mengatur aliran kas anda, baik ke dalam maupun keluar.

Aturan Baru #4: Bersiap-siap untuk waktu yang buruk dan anda akan hanya tahu waktu yang baik. Depresi terakhir lalu membuat ayah kaya saya menjadi sangat kaya dan membuat ayah miskin saya menjadi sangat miskin. Ayah yang satu melihat depresi sebagai suati kesempatan, dan yang lain melihatnya sebagai sebuah krisis.

Generasi saya, baby boomer, hanya tahu waktu yang baik. Banyak yang tidak siap untuk waktu yang buruk. Saya dapat tetap baik hari ini karena saya mulai bersiap-siap untuk waktu yang buruk lebih dari dua puluh tahun yang lalu. Dengan bersiap-siap untuk waktu yang buruk, saya tetap berada dalam waktu yang baik.

Bagian Dua mengenai anda tetap baik dalam waktu yang buruk, dan jeuh lebih baik dalam waktu yang baik.

Aturan Baru #5: Kebutuhan untuk kecepatan. Uang berkembang dari barter sampai menjadi uang elektronik bersamaan dengan sistem finansial dunia yang bertambah cepat. Saat ini, orang-orang yang lambat akan ketinggalan. Orang yang berada pada posisi bagus dapat bertransaksi bisnis 24/7. Dibanding menghasilkan uang tiap bulan, orang dapat menghasilkan uang tiap detik.

Latihan Pribadi

Dengan majunya kita ke dalam Bagian Dua buku Persekongkolan Orang Kaya, sangat penting untuk anda menanyakan diri anda sendiri:

1. Apakah saya dibayar per bulan, per jam, per menit, atau per detik?

2. Apakah saya menghasilkan uang delapan jam per hari atau 24/7?

3. Jika saya berhenti bekerja, apakah uang akan terus datang?

4. Apakah anda memiliki beberapa sumber penghasilan?

5. Jika anda seorang pegawai, apakah anda bekerja kepada perusahaan yang sedang ditinggalkan?

6. Apakah kawan dan keluarga anda bergerak maju atau tertinggal secara finansial?

Hanya anda yang dapan menjawab dengan jujur pertanyaan-pertanyaan itu. Hanya anda yang tahu apakan anda puas secara finansial dengan hidup anda. Hanya anda yang dapat setiap hari melakukan perubahan di dalam hidup anda.

Jika anda siap untuk melakukan perubahan dan berencana untuk masa depan finansial yang lebih cerah, maka sisa dari buku ini adalah untuk anda.

BAB 6 – Dimana Kita Sekarang? (bag.2)

...sebelumnya di: BAB 6 – Dimana Kita Sekarang? (bag.1)

Apakah Anda Menjadi Usang?

Dr. Buckminster Fuller suatu kali pernah berkata bahwa jika perubahan sudah tidak tampak lagi, kecepatan dari perubahan tersebut akan meningkat secara eksponensial – sebuah konsep yang dia istilahkan dalam sebuat artikel “accelerating acceleration” (mempercepat percepatan). Sebagai contoh, dia menggunakan perkembagan cepat dalam teknologi penerbangan. Pikirkan bagaimana cepatnya teknologi penerbangan telah berkembang dalam seratus tahun terakhir. Pada tahun 1903, Wright bersaudara terbang dengan dengan pesawat terbang pertamanya dengan sempurna. Pada tahun 1969, kita menempatkan orang pertama di bulan. Dan sekarang kita punya pesawat luar angkasa yang terbang dengan kecepatan 7.742 mil per detik dan dalam waktu dekat akan mampu terbang menuju Mars. Ini adalah contoh dari mempercepat percepatan. Teknologi, dan bagai mana teknologi mempengaruhi dunia usaha, berubah dengan langkah yang sangat cepat dan hampir sulit untuk diimbangi.

Dalam salah satu kuliahnya pada awal 1980, Bucky Fuller berkata mengenai teknologi baru yang dapat meledak sebelum akhir dekadi ini. Dengan menelusuri tingkat perkembangan teknologi, dia dapat memperkirakan masa depan. Pernyataan yang hampir sama dengan kuliahnya terus ada dalam saya. Dia berkata, “Kita memasuki dunia yang tidak terlihat.” Menjelaskannya, dia berkata, “Ketika anda berbaring dan melihat awan, anda tidak melihat awan bergerak. Hanya setelah anda menutup mata anda sebentar, dan melihatnya lagi, anda akan sadar perubahannya.”

Dr. Fuller prihatin. Pesannya adalah bahwa dalam waktu dekat jutaan orang akan kehilangan pekerjaan. Mereka akan di keluarkan dari pekerjaan karena teknologi dan penemuan-penemuan yang bekerja baik diluar pengelihatan mereka. Saya ingat betul kata-katanya, “Anda tidak dapat keluar dari jalur sesuatu yang tidak bisa anda lihat sedang bergerak menuju anda,” katanya.

Sebagai contoh dari apa yang diucapkannya, dia berkata mengenai perubahan dari kuda menjadi kendaraan mobil. Dia berkata, “Manusia tidak dapat melihat kendaraan mobil. Mereka dapat melihat perubahannya. Jika sebuah molil bergerak menuju dirinya, mereka akan segera menghindar.” Karena mereka dapat melihat mobil, mereka dapat beradaptasi dan merubah hidup mereka. Tapi penemuan masa depan, dia menyebutkan, akan tidak tampak. Jadi manusia tidak dapat melihat apa yang sedang mengubah hidup mereka. Dia menyelesaikan maksudnya dengan berkata, “Manusia sedang dikejar oleh sesuatu yang mereka tidak bisa lihat.”

Saat ini, orang sedang dikejar dan dijadikan using oleh temuan teknologi yang mereka tidak dapat lihat dan mengerti. Jutaan orang pengangguran karena ketrampilan mereka tidak dubutuhkan lagi. Mereka sudah menjadi usang.

Bisnis Berkecepatan Tinggi

Pada tahun 1970, saat saya memulai usaha pertama saya, saya dalam waktu dekat menjadi seorang penjelajah jutaan mil dengan United dan Pan American Airlines. Saat ini, saya dapat menyelesaikan lebih banyak bisnis dengan duduk di kantor saya menggunakan web untuk menghubungi lebih banyak orang dengan waktu yang lebih singkat, dan energy yang lebih sedikit – semua dilakukan dengan uang yang jauh lebih murah. Ketika saya menghasilkan banyak uang, perusahaan penerbangan berkesusahan, karena pelancong bisnis seperti saya telah menemukan cara yang lebih cepat dan murah untuk bertransaksi bisnis dengan orang-orang di seluruh dunia.

Pada tahun 1969, saya lulus dari U.S. Merchant Marine Academy di Kings Point, New York. Pada saat ini, kami adalah lulusan dengan bayaran tertinggi di dunia. Banyak dari kawan sekelas saya lulus dan langsung mendapat penghasilan 80.000 – 150.000 dolar AS pertahun jika mereka berlayar dengan kapal barang di daerah perang Vietnam. Saat ini bukanlah bayaran yang buruk untuk anak berumur duapuluh dua tahun.

Setelah lulus, saya berlayar untuk Standard Oil di atas sebuah kapal tanker untuk beberapa bulan. Tapi setelah saudara saya bergabung dengan militer untuk pergi berperang di Perang Vietnam, saya berhenti dari pekerjaan bergaji tinggi dang bersuka rela untuk terbang bersama Pasukan Angkatan Laut. Pendapatan saya dari 5000 sampai 200 dolar AS perbulan. Saya cukup terkejut.

Saat ini, beberapa kawan saya masih terus berlayar. Banyak yang menghasilkan 400.000 dolar AS pertahun dan akan pensiun dengan 200.000 dolar AS per tahun. Bukan penghasilan yang buruk dengan pendidikan sekolah mereka.

Ddari pada kembali berlayar setelah perang, atau menerbangkan pesawat, saya memilih untuk menjadi seorang enterprener. Saat ini, saya menuai keuntungan dari pilihan saya tersebut.

Ada dua perbedaan utama antara teman kelas saya dan saya. Perbedaan pertama adalah sebagian besar dari pekerjaan saya adalah 90 persen mental dan sebagian besar pekerjaan kawan-kawan saya adalah 90 persen fisik. Mereka harus melayarkan kapal untuk dapat dibayar. Saya menghasilkan uang bahkan ketika saya tidur. Perbedaan kedua adalah tingkat kecepatan transaksi. Kawan-kawan sekelas saya bekerja lima hari per minggu dan dibayar per bulan. Saya bekerja 24/7, 365 hari per tahun, dan dibayar tiap menit. Bahkan ketika saya berhenti bekerja, uang akan terus masuk. Saya akan menjelaskan bagaimana saya melakukannya di bab berikutnya.

Sekali saya mengerti apa yang Dr. Fuller maksud dengan mempercepat percepatan, saya mengambil keputusan untuk bertindak tetap berada di puncak gelombang. Saya tidak punya rencana untuk menjadi using. Saya tidak menunggu untuk perekonomian kembali. Saya bekerja keras untuk berada di depan dari percepatan perekonomian.

Anjing Pavlov

Seperti yang telah kita diskusikan pada Bagian Satu, benih dari krisis finansial saat ini telah tertanamkan dengan membajak sistem pendidikan AS di tahun 1904. Saat ini, kita masih tetap tidak punya pendidikan finansial yang cukup di sekolah kita.

Selama hari-hari kelam perbudakan Amerika, para budak dilarang untuk diberi pelajaran. Di beberapa negara bagian, merupakan tindakan criminal untuk mengajar budak membaca dan menulis. Sebuah golongan budak terpelajar merupakan golongan budak yang membahayakan. Saat ini kita gagal mengajar anak-anak kita untuk berpengetahuan finansial. Ini adalah cara lain untuk menciptakan budak – budak yang digaji.

Segera setelah meninggalkan bangku sekolah, kebanyakan anak-anak mula mencari sebuah pekerjaan, menabung uang, membeli sebuah rumah, dan berinvestasi jangka panjang pada reksa dana dengan portfolio yang beraneka ragam.

Sekarang bahwa jutaan orang kehilangan pekerjaan, apa yang mereka lakukan? Mereka kembali ke bangku sekolah untuk dilatih kembali, mencari pekerjaan yang baru, mencoba untuk menyimpan uang, membayar hipotek mereka, dan menginvestasikan dana pensiun mereka pada reksa dana. Dan mereka mengajar anak-anak mereka melakukan hal yang sama.

Ivan Pavlov memenangkan Hadiah Nobel pada tahun 1904 dibidang Physiology and Medicine atas penelitiannya terhadap sistem pencernaan anjing. Saat ini kita mendengan istilah Pavlov’s dog, yang merujuk pada respon yang sudah dikondisikan. Pergi sekolah untuk mendapatkan pekerjaan berpenghasilan tinggi, menyimpan uang anda untuk rumah, dan berinvestai dengan portfolio saham dan reksa dana yang beraneka ragam adalah contoh dari respon yang sudah dikondisikan. Banyak orang tidak dapat menyebutkan mengapa mereka melakukannya. Mereka hanya melakukannya kareja itulah yang diajarkan kepada mereka, sebuah respon yang sudah dikondisikan.

Pegawai menjadi Enterpreiner

Pada tahun 1973, saya kembali dari perang Vietnam dan menemukan ayah miskin saya di rumah, sendririan dan pengangguran. Dia mencalonkan dirinya sebagai wakil Gubernur Hawaii dan kalah. Meskipun dia cerdas, terpelajar, dan pekerja keras, dia berhenti bekerja pada umur lima puluh. Dia pernah menjadi bintang di dunia sistem pendidikan tapi sangat kurang di dunia bisnis dan politik. Dia dapat bertahan di sekolah tapi tidak di jalanan.

Nasihatnya adalah kembali ke sekolah, raih PhD saya, dan dapatkan pekerjaan yang baik dari pemerintah. Meskipun saya sangat mencintai ayah saya, saya tahu hidupnya bukanlah hidup saya. Meninggalkan rumahnya, saya pergi ke Waikiki dan pada umur dua puluh tujuh untuk sekali lagi menjadi didikan ayah kaya saya. Hal itu adalah satu diantara keputusan terbaik yang pernah saya lakukan. Saya sedang mengubah respon dari yang sudah di kondisikan dari seorang pegawai untuk menjadi seorang enterpreiner.

Sejarahnya adalah banyak cerita suksees dari mereka yang tidak mengindahkan respon terkondisi dan menempa jalan hidup mereka sendiri. Wright Bersaudara dan Henry Ford tidak pernah menyelesaikan sekolah tingkat tinggi. Bill Gates, Michael Dell, dan Steve Jobs tidak pernah menyelesaikan kuliah. Sergey Brin dari Google menangguhkan sekolah PhD-nya di Standford. Mark Zuckerberg memulai Facebook di dalam kamar musim dinginnya di Harvard, berkelana ke California, dan tidak pernah menyelesaikan sekolahnya. Semua para pengubah dunia ini tidak menyelesaikan sekolah karena mereka tidak memerlukannya lagi untuk mencari pekerjaan. Mereka memiliki ide dan keberanian untuk melakukan ide mereka itu. Mereka memulai bisnis dan menciptakan pekerjaan bagi orang lain. Saat ini, jiwa enterpreiner sedang meledak di seluruh dunia. Lebih penting lagi, enterpreiner paling sukses mengerti bahwa kita saat ini berada di jaman informasi. Mereka memiliki pengelihatan untuk melihat perubahan yang sebagian besar orang tidak dapat melihatnya.

Masa Depan Akan Berbeda

Saat ini kita memiliki generasi baru yang akan mengubah masa depan. Generasi ini terdiri dari anak-anak yang lahir setelah tahun 1990. Mereka adalah anak-anak yang hanya mengenal dunia dengan Internet. Mereka tidak sama dengan orang-orang yang lahir sebelum 1990; mereka lahir ke dalam dunia yang berbeda dan akan menciptakan masa depan yang berbeda. Seperti apa masa depan itu, saya tidak tahu persisnya – saya hanya tahu bahwa masa depan yang mereka lihat bukan masa depan yang saya lihat.

Yang saya tahu adalah jarak antara mereka yang kaya dan yang miskin akan terus melebar. Ide untuk mendapatkan pekerjaan bergaji tinggi seumur hidup sudah menjadi lelucon bersamaan dengan negara-negara menengah ke bawah bersaing secara global dan perusahaan-perusahaan bertukar pikiran antar lautan dengan kecepatan cahaya. Pekerjaan cenderung berpindah dari ke negara-negara dengan biaya buruh yang paling rendah. Saya memperkirakan bahwa para enterpreiner muda yang dilengkapi dengan PDA murah dan memiliki akses Internet sebentar lagi akan mucul dari kampung-kampung kumuh dan mengubah dunia. Mereka yang kaya dan merrasa puas dengan keadaannya sekarang akan mendapatkan dunia mereka yang mewah akan terganggu bersamaan dengan para enterpreiner muda dan lapar mengubah masa depan dunia – juga dari kampung-kampung kumuh.

Di Jaman Industri, negara-negara kaya di dunia mengatur sumber alam dunia seperti minya, logam, kayu, dan makanan. Dengan berkembangnya Jaman Informasi, negara-negara kaya dan berkuasa tidak akan lagi dapat memonopoli sumber alam yang sebenarnya – pikiran kita. Dalam dunia maya Internet, kejeniusan dunia akan terbebaskan, dan garis golongan yang sudah berumur ratusan tahun akan dihapuskan. Orang yang sangat kaya baru akan muncul.

Perekonomian Baru, Kemakmuran Baru

Dengan datangnya perekonomian yang baru, akan ada juga ledakan kemakmuran yang baru. Akan muncul jutawan dan miliarder yang baru. Uang akan berada dalam kecepatan sangat-sangat tinggi. Pertanyaannya sekarang adalah, Apakah anda akan menjadi orang kaya yang baru itu, atau orang miskin yang baru? Kembali ke tahun 1950, orang kaya saya melihat perekonomian yang baru dan bertindak. Ayah miskin saya hancur olehnya. Dia memilih keamanan finansial dari pada kebebasan finansial – dan pada akhirnya, dia tidak mendapatkan satupun diantaranya.

Jadi, Dimana Kita Berada Sekarang?

Pasar modal mungkin saja akan pulih, tapi ingat bahwa butuh waktu dari 1929 sampai 1954 baginya untuk kembali kepada nilai tertingginya 381. Ketika pasar modal benar-benar pulih, aka nada perusahaan yang baru yang menaikkan Dow. Blue Chip (saham unggulan) yang baru akan mendominasi. Real estate mungkin akan pulih ketika masyarakan bertumbuh dan pekerjaan ada lagi. Tapi aka nada keluarga-keluarga baru yang tinggal di rumah besar yang lama. Dan juga mungkin aka nada lebih banyak lagi mereka yang tidak punya rumah.

Tapi perekonomian yang lama, perekonomian yang pernah kita tahu, tidak akan kembali. Perekonomian telah melangkah maju. Perekonomian lama yang lahir tahun sekitar 1954 sedang sekarat. Perekonomian yang baru sedang dilahirkan sekarang, sebuah ekonomi yang akan dipimpin anak-anak yang lahir setelah tahun 1990, orang-orang muda yang hanya tahu apa yang maya, dunia web yang berkecepatan tinggi.

berlanjut ke: BAB 6 – Dimana Kita Sekarang? (bag.3)...

BAB 6 – Dimana Kita Sekarang? (bag.1)

Persekongkolan Orang Kaya

8 ATURAN BARU MENGENAI UANG

oleh Robert Kiyosaki

BAB 6 – Dimana Kita Sekarang?


Apakah Perekonomian Akan Kembali?

Pada tanggal 23 Maret 2009, Dow meloncat 497 poin, menutup satu diantara perlombaan terbesar dalam sejarah. Kurang dari dua minggu Dow telah maju1.228 poin.

Pada saya menulis ini pada bulan April 2009, Wall Street masih terus berlomba naik. Beberapa orang berpikir bahwa yang terburuk sudah selesai dan mulai berlari masuk kembali ke pasar modal. Yang lainnya berpikir perlombaan itu adalah kemajuan pasar spekulan jual, atau yang saya suka menyebutnya, perlombaan menghisap. Perlombaan ini menghisap orang-orang yang berpikir bahwa pasar sudah menyentuh posisi paling bawah dan berharap untuk merampas saham-saham murah, menangkap elevator naik yang berikutnya. Dan elevator memang naik – untuk beberapa saat, tapi tanpa peringatan apa-apa pasar spekulan jual memotong kabel elevator. Keserakahan berubah menjadi panic bersamaan elevator jatuh jauh lebih cepat dibandingkan saat dia naik.

Saat ini orang-orang bertanya, “Apakah krisis sudah berakhir? Apakah perekonomian akan kembali?”

Jawaban saya adalah, “Tidak, perekonomian tidak akan kembali. Perekonomian sudah bergerak maju, dan orang-orang bertanya apakah yang sudah ditinggalkan akan kembali.”

Sebelum masuk ke dalam aplikasi praktis dalam Bagian Dua Consiracy of the Rich, bab ini akan menjelaskan bagaimana dunia dapat keluar dari depresi terakhir, intervensi pemerintah yang jahat, dan menjelajahi implikasi masa lalu untuk masa kini kita. Dengan mengetahui sedikit dari sejarah, masa kini kita semakin jelas, dan anda semakin baik untuk mampu melihat masa depan.

Perekonomian Baru tahun 1954

Seperti yang sudah kita diskusikan di awal buku ini, perekonomian AS tidak kembali baik dari Depresi Hebat sampai 1954, ketika Dow akhirnya mencapai nilai tertinggi 381. Beberapa alasan mengapa perekonomian membaik tahun 1954, yaitu:

1. Generasi Perang Dunia II sudah beristirahat. Ketika perang berakhir, para tentara pulang rumah, pergi ke sekolah, menikah, dan punya rumah. Pada tahun 1950 ledakan perumahan dan baby boom dimulai.

2. Kartu kredit mulai diperkenalkan pada tahun 1951, dan berbelanja menjadi olah raga nasional. Dengan kedatangannya para masyarakan pinggiran, pusat perbelanjaan berkembang seperti rumput.

3. Jalan raya antar negara bagian dibangun, dan perusahaan kendaraan meledak. Drive-ins menjadi tempat berkumpul anak-anak muda, dan makanan siap saji lahir. Pada tahun 1953, McDonald’s mulai menjadi franchise dan menjadi bintang yang berpijar dalam industri makanan siap saji.

4. Televisi menjadi fenomena nasional, dan para baby boomer merupaka ngenerasi pertama yang berkembang dengan TV. The Beatles disiarkan secara langsung pada tayangan The Ed Sullivan Show, dan bintang olah raga menjadi orang yang sangat kaya. Periklanan menjadi dimensi yang sangat baru dalam kehidupan sehari-hari.

5. Boeing memperkenalkan 707, dan jaman jet dimulai. Menjadi seorang pilot atau pramugari tiba-tiba menjadi pekerjaan yang sangat diminati orang. Bandara yang lebih besar dibangun untuk mengakomodasi permintaan perjalanan udara, dan bendara yang sangat besar menjadi industri tersendiri. Hotel-hotel dan resort-resot tujuan berkembang untuk memenuhi permintaan para penjelajah jalan darat, dan pariwisata bertumbuh subur. Ayah kaya saya menjadi sangat kaya karena pariwisata dengna perjalanan murah dan cepat dibawa ke Hawaii.

6. Pekerja dapat berharap kepada perusahaan tunjangan pensiun dan kesehatan sepanjang umur. Tanpa pengeluaran untuk masa tabungan pensiun dan premi asuransi kesehatan, para pekerja dapat menggunakan uang mereka dengan lebih leluasa.

8. China adalah negara komunis yang miskin.

9. Amerika merupakan kekuatan finansial dan militer yang baru.

Lima Puluh Tahun Kemudian

Pada tahun 2009, banyak factor yang mengarah kepada perekonomian baru lima puluh tahun yang lalu mulai memudar:

1. Baby Boomer pensiun dan mulai mengumpulkan Jaminan Sosial dan Tunjangan Kesehatan bersamaan dengan generasi orang tua mereka, generasi Perang Dunia II.

2. Masyarakan pinggiran tidak ambil peduli dengan kekacauan subprime. Dimana para masyarakat pinggiran bersusah payah, pusat-pusat pembelanjaan besar bermasalah dan para pengecer menutup pintu took mereka sementara toko online mulai merebak.

3. Jalan-jalan raya dan jembatan-jembatan besar sudah sangat perlu diperbaiki. Perusahaan kendaraan bermotor sekarat dan ketinggalan jaman. Pernyataan lama berkata, “Bersamaan dengan jatuhnya GM, jatuh juga bangsa.” Pernyataan tersebut semakin nyata setiap hari.

4. Jaringan televisi mulai kehilangan iklan – banyak yang mulai masuk ke dunia web.

5. Perusahaan penerbangan besar seperti Pan America sekarang sudah menjadi sejarah, dan perusahaan rakasasa seperti United Airlines dalam masa kritis. Saat ini orang dapat duduk di meja mereka masing-masing dan bertemu dengan yang lainnya di seluruh dunia melalui Internet.

6. Orang hidup lebih lama, tapi banyak yang kelebihan berat badan dan kurang sehat. Diabetes adalah kanker jenis baru, dan sistem kesehatan kita sedang bangkrut. Tingginya biaya kesehatan menyebabkan banyak perusahaan tutup, yang berarti butuh lebih banyak lagi pekerjaan.

7. Dana rencana pensiun sedang bangkrut. Sedikit pekerja yang memiliki rencana pensiun perusahaan atau tanggungan pelayanan kesehatan setelah pensiun. Hal ini akan menjadi bencana bagi program-program pemerintah bersamaan dengan 78 juta baby boomer menjadi tergantung pada sistem Pelayanan Kesehatan dan Jaminan Sosial Amerika.

8. China sebentar lagi akan menjadi negara terkaya di dunia. China sekarang meminta agar dolar AS tidak lagimenjadi mata uang pencadangan bank di dunia. Jika hal tersebut terjadi, Amerika akan terpanggang hangus.

9. Amerika sekarang menjadi negara kreditor terbesar di dunia, dan tentaranya bekerja terlalu berat.

Jadi sekali lagi, apakah perekonomian akan kembali? Saya piker tidak. Ledakan ekonomi yang menarik kita keluar dari depresi yang lalu mulai sekarat. Jutaan orang sekarang tertinggal karena mereka menunggu perekonomian yang lama untuk kembali. Pengangguran meningkat karena pekerjaan-pekerjaan orang sudah menjadi using, sering kali digantikan oleh teknologi atau pekerja luar dari negara yang penuh dengan tenaga kerja murah. Hal ini berarti pemisahan yang lebih besar antara mereka yang punya dan yang tidak punya, yang kaya dan yang miskin. Kalangan menengah akan tenggelam seperti puncak gunung es.

Masa Depan Amerika

Banyak dari kita yang pernah melihat kemiskinan dan kampung kumuh dimana orang-orang miskin tinggal, baik secara langsung maupun dari televisi. Tidak perduli sudah berapa kali saya melihat kemiskinan, tapi tetap selalu membuat saya berhenti sejenak dan berpikir bagaimana menyelesaikan masalah yang satu ini.

Jika anda punya kesempatan pergi ke Cape Town, Afrika Selatan, lakukanlah. Cape Town merupakan satu dari kota paling cantik di dunia. Kota yang kaya dan moderen. Kota yang sangat menarik dan menggetarkan. Dan saya percaya anda dapat melihat masa depan dunia di Cape Town. Berkendaraan dari bandara menuju kota, yang dapat anda lihat adalah bermil-mil kampung-kampung kumuh dan ratusan ribu orang yang untuk bertahan hidup saja susah dalam kehidupan pinggiran kota. Ketika saya berkendaraan melalui kampong gubuk ini menuju Cape Town yang sangat indah, saya sering berangan-angan apakah saya sedang melihat masa depan Amerika. Saya membayangkan suatu hari mereka yang kelas menengah akan tinggal di kampung kumuh.

Kehancuran 1987

Saat ini, salah satu alasan mereka yang kelas menengah kehilangan pijakan dan jarak antara yang kaya dan miskin berkembang dapat didapati dalam perbedaan antara kehancuran 1987 dan kehancuran 2007.

Pada tanggal 19 Oktober 1987, saya sedang dalam penerbangan dari Los Angeles menuju Sidney, Australia. Ketika pesawat mendarat di Honolulu untuk mengisi bahan bakar, saya melangkah keluar pesawat untuk menelpon kawa dari telpon umum di terminal.

“Apakah kamu mendengar kehancuran pasar modal?” tanya kawan saya.

“Tidak, saya tidak mendengarnya.” Saya membalasnya. “Saya sedang dalam penerbangan.”

“Ini adalah kehancuran yang besar.” dia berkata. “Dow jatuh 23 persen hari ini. Banyak orang yang terlempar ke luar.”

“Hal ini tidak bagus intuk orang-orang itu, tapi berita bagus untuk saya.” saya menjawab. “Kinilah saatnya saya menjadi kaya.”

Dari tahun 1987 sampai 1994, istri saya, Kim, dan saya bekerja keras untuk membangun bisnis kami dan menginvestasikan semua uang yang kami miliki. Banyak kawan dan saudara yang berpikir kami sudah kehilangan akal. Mereka bersembunyi dan menunggu untuk perekonomian kembali. Dari pada berinvestasi, mereka menaruh uang mereka di bawah bantal. Pada tahun 1994, Kim dan saya bebas secara finansial dan berada pada posisi yang menghasilkan keuntungan yang sangat besar bersamaan dengan pasar spekulan beli melejit pada tahun 1995. Banyak dari kawan-kawan yang tidak melakukan apa-apa saat itu berada dalam permasalahan finansial saat ini.

Kehancuran tahun 2007

Kehancuran tahun 2007 berbeda dengan kehancuran 1987. Saya tidak tahu apakan pasar akan kembali seperti apa yang kita tahu sebelumnya. Banyak industri yang turut berperan pada ledakan tahun 1954 sekarang sekarat. Saat ini semuanya berbeda.

Perbedaan besar antara kedua kehancuran itu adalah dengan hadirnya Internet. Internet mengubah semuanya. Bersama dengan dolar yang beracun dan pemerintah yang bangkrut, Internet adalah salah satu penyebab utama dari banyak orang tertinggal, menyebabkan pengangguran meningkat.

Saya percaya Internet membawa pergeseran menuju dunia yang jutaan kali lebih dasyat dibandingkan saat Columbus menemukan Amerika pada tahun 1492. Bersamaan dengan penjelajah seperti Columbus membuka dunia kepada kemakmuran baru, Internet juga membuka dunia kemakmuran yang lebih besar kepada para penjelajah saat ini.

berlanjut ke: BAB 6 – Dimana Kita Sekarang? (bag.2)...