Monday, July 20, 2009

BAB 8_Cetak Uang Anda Sendiri (bag.2)

...sebelumnya di: BAB 8_Cetak Uang Anda Sendiri (bag.1)

Kekuatan Kata-kata
Dapat kita cuplik dari Bab 7, aturan baru uang #1 adalah Uang adalah Pengetahuan, dan aturan uang baru #6 adalah Belajar Bahasa Uang.
Satu alasan banyak orang kehilangan banyak uang dalam investasi-investasi buruk adalah karena sekolah kita gagal mengajarkan bahkan dasar-dasar pendidikan finansial. Kurangnya pendidikan finansial memimpin kita kepada kesalahpengertian dalam bahasa uang. Sebagai contoh, ketika seorang perencana finansial menyarankan anda untuk berinvestasi untuk jangka panjang, seorang investor yang cakap akan bertanya perngertian dari jangka panjang. Sama seperti yang ditemukan Einstein, segala sesuatu itu relatif.
Satu alasan mengapa Jon Stewart kecewa terhadap Jom Cramer adalah karena Cramer adalah seorang treader (pedagang). Dalam pengertian umum, para trader ini adalah investor jangka pendek. Bagi trader jangka pendek, berinvestasi jangka panjang itu bisa untuk satu hari – atau satu jam. Para trader masuk dan keluar pasar. Sering kali mencungkil keuntungan dari tabungan para investor yang tadinya diperuntukkan bagi tabungan masa pensiun atau dana pendidikan kuliah anak-anak mereka. Dari pada menggunakan kata jangka panjang, seorang investor tingkat tinggi akan menggunakan kata exit strategy (strategi keluar). Investor yang cerdas mengetahui bahwa bukan berapa lama anda bertahan pada sebuah investasi. Yang penting adalah bagaimana anda merencanakan meningkatkan kekayaan anda dengan investasi tersebut dalam jangka waktu tertentu.
Kata lain yang disalahartikan adalah diversify (diversifikasi, beraneka ragam). Jika anda mendengar sebagian besar para ahli finansial, mereka akan selalu berkata bahwa para investor cerdas akan berinvestasi yang bervariasi. Namun, mencuplik Warren Buffet dalam The Tao of Warren Buffet, “Diversifikasi adalah sebuah pelindung atas ketidaktahuan. Sangat tidak masuk akal untuk mereka yang tahu apa yang sedang mereka lakukan.”
Alasan lain mengapa banyak orang yang kehilangan begitu banyak uang adalah karena mereka tidak tahu apa yang sedang mereka lakukan dan mereka tidak berdiversifikasi, meskipun perencana finansial mengatakan mereka sedang berdiversifikasi. Biar saya berikan anda beberapa contoh:
1. Seorang perencana finansial akan menyebut anda berdiversifikasi jika anda berinvestasi pada sektor-sektor yang berbeda. Sebagai contoh, anda mungkin berinvestasi pada dana reksa untuk saham kecil, saham besar, saham yang bertumbuh, saham logam berharga, real estate investment trusts – REIT’s (jaminan investasi perumahan), exchange-traded funds – ETF’s (dana perdagangan bursa), dana obligasi, dana pasar uang, dan dana pasar bersatu. Disaat anda secara teknis berdiversifikasi ke dalam beberapa sector, pada kenyataannya adalah anda tidak berdiversifikasi karena nada hanya berada pada satu kelompok aset – aset-aset kertas. Ketika pasar modal jatuh pada tahun 2007, semua aset kertas yang terkait dengan pasar modal jugah jatuh. Menjadi “berdiversifikasi” tidaklah cukup berguna untuk mereka yang berdiversifikasi semata-mata hanya dalam aset kerta.
2. Sebuah dana reksa dari artinya saja sudah terdiversifikasi – dalam bentuk aset kertas. Dana reksa adalah dana yang terbuat atas sekelompok saham yang terdeversifikasi. Untuk lebih buruk lagi, terdapat lebih banyak dana reksa dari pada saham yang berdiri sendiri. Karena itu, banyak dana reksa yang berisi saham-saham yang sama. Sebuah dana reksa seperti multi-vitamin. Membeli tiga dana reksa itu seperti meminum tiga multi vitamin. Anda mungkin dapat mengambil pil yang berbeda-beda, tapi akhirnya anda meminum banyak multi-vitamin yang sama – dan mungkin meminum vitamin yang terlalu berlebihan.
3. Kebanyakan perencana finansial memiliki sebagian besar investornya yang menggunakan hanya aset kertas seperti dana reksa, jaminan dana pensiun, obligasi, dan asuransi. Kenyataannya, pada tahun 1974, ketika ERISA diberlakukan, banyak penual asuransi tiba-tiba mengganti gelar pekerjaan merea dari “tenaga penjual asuransi” menjadi “perencana finansial.” Karena sebagian besar perencana finansial hanya memiliki ijin untuk menjual aset-aset kertas, maka itulah yang mereka jual kepada anda. Sebagian mereka tidak menjual aset fisik seperti perumahan, bisnis, minyak mentah, atau emas dan perak. Jadi secara alamiah mereka akan menjual kepada anda apa yang mereka diberbolehkan untuk menjual, bukan sesuatu yang anda butuhkan, dan hal itu bukanla diversivikasi.
Seperti ungkapan kuno berkata, “Jangan tanya tenaga penjual asuransi jika anda membutuhkan asuransi.” Anda tahu apa jawabannya nanti. Dua alasan mengapa perencana finansial menyarankan anda untuk berdiversifikasi adalah karena mereka dapat menjual lebih banyak aset kertas kepada anda, dan karena akan menyamaratakan resiko mereka jika saja mereka salah. Seringkali, mereka tidak memiliki keinginan termbaik anda dalam hati mereka.

Investor ahli
Ada empat kategori dasar investasi. Yaitu:
1. Bisnis. Mereka yang kaya sering kali memiliki banyak usaha yang menghasilkan pemasukan pasif, sementara orang kelas menengah memiliki banyak pekerjaan yang menghasilkan pemasukan gaji.
2. Investasi real estate yang memberikan pemasukan. Ada property yang menghasilkan pemasukan pasif setiap bulan dalam bentuk sewa. Rumah anda dan rumah peristirahatan anda tidak termasuk, bahkan jika perencana finansial memberi tahu anda bahwa rumah anda aset anda.
3. Aset kertas – saham, obligasi, tabungan, dana pensiun terjamin, asuransi, dan dana reksa. Sebagian besar investor menengah memiliki aset kertas karena mereka mudah dibeli, membutuhkan pengaturan yang sedikit, dan sangat lancar– yang berarti mereka mudah ditinggalkan.
4. Komoditas – emas, perak, minyak mentah, platinum, dan lain-lain. Sebagian investor menengah tidak tahu bagaimana dan dimana untuk membeli komoditas. Dalam banyak hal, mereka bahkan tidak tahu bagaimana atau dimaan membeli emas dan perak secara fisik.
Seorang investor ahli verinvestasi pada keempat kategori tersebut. Itu baru benar-benar diversifikasi. Investor menengah percaya mereka berdiversifikasi, tapi sebagian mereka hanya pada kategori ketiga, aset kertas. Itu bukanlah diversifikasi.

Kata yang Sama, Bahasa yang Berbeda
Maksud saya adalah kita mungkin dapat menggunakan kata yang sama, tapi berbicara dalam bahasa yang berbeda. Jangka panjang bagi seorang investor tingkat tinggi berarti sesuatu yang berbeda dengan yang dimaksud investor pemula. Hal tersebut nyata dengan kata diversifikasi (beraneka ragam) dan banyak kata-kata yang lainnya. Bahkan kata berinvestasi memiliki arti yang berbeda. Untuk beberapa orang itu berarti trading (berdagang) masuk dan keluar dari pasar. Beberapa orang berkata pada saya, “Saya berinvestasi dalam bidang perumahan,” saya sering berpikir apa yang dia maksud. Apakah dia memiliki rumahnya sendiri? Atau dia seorang flipper (makelar), investor yang masuk dan keluar pasar perumahan? Atau dia bermaksud dia membeli property yang menyediakan aliran uang?
Maksud kedua saya mengenai kata-kata dan bahasa adalah banyak mereka yang disebut ahli ingin terlihat cerdas sehingga mereka menggunakan kata-kata yang tidak lazim seperti credit default swap atau hedge untuk membingungkan orang-orang menengah. Kedua kata-kata itu hanya merupakan bentuk dari asuransi, tappi Than melarang para “ahli” untuk menggunakan kata tersebut. Maka semua orang akan tahu apa yang sedang dibicarakan!
Dalam bukunya Grunch of Giants, Dr. Fuller menulis, “Satu diantara kawan lama saya, lama sebelum meninggal, adalah seorang raksasa, anggota dari keluarga Morgan. Dia pernah berkata mada saya: ‘Bucky, saya sangat bangga padamu, jadi saya minta maaf saya harus mengatakan kepadamu bahwa kamu tidak akan pernah sukses. Kamu berkeliling menjelaskan istilah-istilah sederhana yang orang-orang belum pernah mengerti, padahal hukum pertama untuk sukses adalah, “Jangan menjadikan sesuatu itu sederhana jika anda dapat membuatnya rumin”’Jadi dengan tidak mengindahkan saran berarti kawan saya tersebut, saya sekarang disini menjelaskan mengenai sang raksasa.”
Saya bangga untuk meneruskan tradisi pekerjaan Dr. Fuller. Selain menggunakan istilah raksasa, saya menggunakan persekongkolan. Tapi tujuan saya adalah selalu menjelaskan dalam istilah-istilah sederhana apa yang orang-orang lain membuatnya menjadi rumit.

Menjadi lebih Berkuasa
Dr. Fuller selalu berkeras mengenai kuasa dari kata-kata. Di salah satukelasnya yang saya hadiri, dia berkata, “Kata-kata adalah alat paling berkuasa yang pernah ditemukan manusia.” Dalam bukunya Critical Path (Jalur Kritis) dia menulis “’Pada awalnya [masa industrialisasi – misalnya, dampat efektif secara teknologi dari korporasi manusia] adalah kata.’ Kata yang diucapkan dan dipahami sangat mempercepat pembangunan informasi kemanusiaan mengenai bagaimana mengatasi tantangan-tantangan hidup.”
Sebelum saya belajar di bawah naungan Dr. Fuller, saya tidak pernah menghargai kekuatan dari kata-kata. Pada tahun 1983, saya berumur tiga puluh enam tahun, dan akhirnya, mengerti mengapa ayah miskin saya, seorang guru sekolah, sangat menghargai kata-kata. Dengan tidak menghargai kata-kata, saya telah menyangkal kekuatan untuk mengubah hidup saya. Dengan memiilki kosa kata seorang yang miskin menahan saya untuk hidup miskin dalam kenyataannya. Dengan memiliki sikap seorang yang miskin membuat saya terus bersusah payah secara finansial. Saya akhirnya mengerti mengapa Dr. Fuller berkata, “Kata-kata adalah alat yang paling berkuasa yang pernah ditemukan oleh manusia.” Saya sadar bahwa kata-kata adalah bahan bakar untuk pikiran kita – aset terbesar, dan kewajiban terbesar kita. Karena itu saya percaya bahwa pada tahun 1904 kosa kata finansial dikeluarkan dari sistem pendidikan. Dan bagi saya, ketika Kitab Suci menyebutkan, “Dan kata-kata menjadi daging,” itu memberi pengertian yang baru. Saya akhirnya sadar ayah kaya saya melarang anaknya dan saya menggunakan kata-kata, “Saya tidak dapat mencapainya.” Atau, “Saya tidak dapat melakukannya.” Dilain pihak dia mendisiplinkan kami untuk bertanya, “Bagaimana saya dapat mengusahakannya?” atau berkata, “Bagaimana saya dapat melakukannya?” Saya akhirnya sadar hidup saya adalah hasil total penjumlahan dari kata-kata saya.
Saya tahu saya pasti sudah menjadi bidak catur, korban, atau budak dari persekongkolan jika saya tidak tahu, mengerti dan menggunakan kata-kata yang digunakan oleh para persekongkol. Saat itu adalah titik dimana saya melarang diri saya untuk menggunakan kata-kata finansial yang biasa-biasa seperti: “Dapatkan sebuah pekerjaan yang bagus,” “Menyimpan uang,” “Hidup di bawah kemampuan anda,” “Berinvestasi itu beresiko,” “Utang itu buruk,” “Rumah adalah sebuah aset, dan mantra-mantra yang terkenal lainnya yang terkait dengan uang. Saya tahu tiket keluar saya dari perbudakan finansial adalah dengan mengetahui kata-kata finansial dan bahasa uang. Pada tahun 1983, saya menjadi seorang pelajar kata-kata finansial, bahasa dari persekongkolan.

Senjata Penghancur Masal
Warren Buffet menyebut turunan sebagai “senjata finansial dari perusak masal.” Sampai tahun 2007, hanya sedikit orang yang tahu apa itu turunan.

BAB 8_Cetak Uang Anda Sendiri (bag.1)

Persekongkolan Orang Kaya
8 ATURAN BARU MENGENAI UANG
oleh Robert Kiyosaki
BAB 8 – Cetak Uang Anda Sendiri

Cramer vs. Stewart: Tubrukan Komedi Besar
Tayangan harian dengan Jon Stewart adalah program tayangan komedi sindiran yang sangat terkenal yang di tayangkan di Comedy Central. Meskipun program ini seharusnya merupakan sebuah sindiran politik, banyak penonton yang menggunakan program ini sebagai sumber berita mereka. Banyak orang merasa berita-berita utama sudah dicemari dan sindiran-sindiran politik adalah berita yang lebih jujur.
Jim Cramer memiliki program televisinya sendiri, Mad Money (Uang Gila), yang ditayangkan di CNBC, salah satu pemimpin saluran berita finansial di seluruh dunia. Cramer seorang yang sangat cerdas, sangat menghibur, dan melakukan yang terbaik untuk menjadikan berita finansial menghibur. Dia dan Job Stewart memiliki acara yang mirip dengan topik yang berbeda. Acara Cramer mengenai uang, acara Stewart pada intinya mengenai politik.
Pada tanggal 12 Maret 2009, Jon Stewart mengundang Jim Cramer dalam programnya untuk saling berargumentasi. Malam itu, Stewart tidak sedang melawak. Dia marah dan berbicara bagi jutaan orang, menunjukkan rasa frustasi mereka dengan semua industri finansial, termasuk berita laporan finansial.
Stewart menggabungkan perasaan umum dari masyarakat Amerika saat ini, berkata bahwa CNBC dan media berita finansial tidak dapat membantu mendidik masyarakat Amerika, menunjukkan ide mengenai terdapatnya dua pasar yang ada: satu pasar untuk jangka panjang yang masyarakat Amerika pada umumnya berinvestasi dan disarankan untuk berinvestai, dan pasar lainnya, pasar jangka pendek yang dijauhkan dari mata publik. Pasar tersebut, kata Stewart, “…berbahaya, secara etis meraggukan, dan membuat pasar jangka panjang menderita. Jadi seperti apa hal itu rasanya bagi kami – dan saya berbicara sebagai benar-benar orang awam – hal itu rasanya kami mendanai petualangan anda dengan dana pensiun dan uang hasil kerja keras kami.”

Perampokan Uang atas Dana Pensiun Anda
Sekali lagi, sejarah menunjukkan beberapa petunjuk dengan apa yang terjadi saat ini. Pada tahun 1974, Dewan Rakyat meluncurkan Employee Retirement Income Security Act – ERISA (Undang-undang Penjaminan Dana Pensiun Pekerja), yang mengarah pada 401(k), dan salah satu perambokan uang terbesar dalam sejarah sedang berlangsung.
Seperti yang telah saya sebutkan dalam buku ini, banyak orang yang hidup melewati depresi yang lalu sangat curiga terhadap pasar modal. Baik ayah kaya dan ayah miskin saya tidak menginginkan apa-apa dari situ. Mereka berpikir bahwa pasar modal didirikan dan investasi di dalamnya adalah perjudian. Pada tahun 1974, ERISA secara efektif memaksa jutaan orang kembali ke pasar modal, bahkan walaupun mereka tidak tahu apapun mengenai investasi. Sebelum 1974, sebagian besar perusahaan membayar pensiun para pekerja. Kenyataannya, memaksa para pekerja msauk ke dalam pasar modal lebih baik bagi perusahaan, karena karena mereka tidak harus lagi membayar gaji para pekerja seumur hidup melalui rencana dana pensiun. Rencana 401(k) menghemat uang perusahaan, tapi jika seorang pekerja tidak berinvestasi pada pasar modal, atau jika pasar modal runtuh, pekerja tersebut tidak akan punya uang pada masa pensiun mereka. Hal ini satu alasan mengapa pasar modal meledak pada tahun 1970, dan profesi baru yang dikenal sebagai perencana finansial diciptakan.
Ayah kaya saya dan saya tidak menentang pasar modal. Kami berdua secara terbuka berjual beli perusahaan. Dilain pihak, kami berdua mendukung pendidikan finansial yang bertanggung jawab. Alasan kami untuk sangat bergairah mengenai pendidikan finansial yang bertanggung jawab adalah karena begitu banyak orang dan organisasi yang mempraktekkan kebalikannya. Mereka mengambil keuntungan dari ketidakmampuan secara finansial untuk menghasilkan uang dengan sesuatu yang mereka sebut berita dan pendidikan. Sama seperti Jon Stewart menyinggung dalam wawancaranya dengan Jom Cramer, CNBC, sebagai pemimpin jaringan berita finansial, gagal mendidik massa mengenai permainan nyata yang sedang dimainkan dengan uang mereka.
Dimana sebelumnya pernah menjadi pengelolah dana penjaminan, Jim Cramer adalah, dalam pendapat saya, seorang ahli dalam permainan persekongkolan. Seperti yang anda tahu, dana penjaminan seringkali memangsa dana reksa seperti hiu memangsa tuna. Meskipun Cramer berjanji terhadap Stewart selama wawancara bahwa dia menyesal dan mengusahaan kerja lebih baik dalam menawarkan pendidikan finansial, pendapat saya, sejauh yang pernah saya lihat tidak pernah berubah – hanya lebih banyak penyesalan dan tuduhan-tuduhan. Tapi pada kenyataannya, bagaimana dia dapat berubah? Hidupnya sendiri tergantung dengan permainan terselubung persekongkolan.

Hiu dan Tuna
Sekitar lima tahun yang lalu, abang saya dan istrinya baru saja punya bayi. Dia meminta saya apakah saya mau membukakan rencana pendidikan 529 untuk dana pendidikan sekolah si anak. Saya sangat senang sekali untuk dapat membantu tapi untuk lebih yakin untuk tidak membuang begitu saja uang saya. Segera, saya menelpon pialang saham saya, Tom dan bertanya mengenai rencana tersebut.
“Saya dapat membukakan rekening itu untuk anda,” dia berkata, “tapi saya tahu anda tidak akan menyukainya.”
“Menganpa?” saya bertanya.
“Karena sebagian besar rencana 529 diinvestasikan pada dana reksa,” ujar Tom. “Dan saya tahu anda tahu permainan yang dimainkan reksa dana.”
“Terima kasih,” kata saya. “Saya akan cari sesuatu yang lain.”
Terima kasih kepada Tuhan saya tidak membuka rekening tersebut. Saya akan kehilangan 40 persen dari investasi saya pada kehancuran pasar tahun 2007. Sama seperti Job Stewart sebutkan, ada dua permainan yang ada. Satu permainan adalah untuk investor jangka panjang dalam bentuk saham, obligasi, dan dana reksa (ikan tuna), dan permainan lain untuk investor jangka pendek seperti pengelolah dana penjaminan dan pedagang professional (ikan hiu).
Bahkan saat pasar tidak hancur, saya tetap tidak akan berinvestasi dalam rencana 529 karena keterkaitannya dengan dana reksa. Seperti yang sudah kita bahas secara penuh dalam Bab 7, dana reksa membantu diri mereka sendiri dengan uang dari investor-investor yang bodoh melalui biaya-biaya dan pengeluaran-pengeluaran. Saya tahu rencana pendidikan 529 menawarkan sedikit pajak insentif, tapi pajak insentif-insentif tersebut sangat sulit diadakan karena dana yang ada dirampok dari rekening kita dalam bentuk biaya-biaya dan pengeluaran-pengelaran, atau juga karena kerugian yang terjadi karena pasar yang tidak stabil. Dana reksa prinsipnya adalah investasi yang tidak cerdas yang dirancang bagi mereka yang bodoh secara finansial.

Menolak 4 Juta dolar AS
Pada tahun 2001, ketika buku Rich Dad Poor Dad diluncurkan, sebuah perusahaan dana reksa yang besar meminta saya untuk menanamkan modal dalam salah satu dana reksa mereka. Perusahaan tersebut menawarkan saya 4 juta dolar AS dalam empat tahun untuk pemodalan tersebut. Walaupun tergoda dengan tawaran tersebut, saya menolaknya.
Dari sekian banyak alasan mengapa saya menolaknya adalah karena saya tidak mau memodalkan produk yang saya tidak yakini. Juga saya tidak butuh uang mereka – walaupun pasti akan senang sekali jika bisa memilikinya. Pada bab-bab berikutnya anda akan mendapatkan menghasilkan 4 juta dolar AS tidaklah sulit jika anda menguasai pendidikan finansial. Saya tahu bahwa kekayaan saya sebenarnya berada dalam pengetahuan finansial saya, buat pada uang. Saya tahu saya dapat menghasilkan 4 juta dollar AS tersebut bahkan lebih dengan menggunakan kecerdasan saya dan menjalankan usaha yang saya yakini. Menolak 4 juta dolar AS itu sulit, tapi menjual jiwa saya tidaklah sebanding dengan uangnya. Sebagai seorang yang penentang, saya tidak menentang konsep dari dana reksa. Namun yang saya tentang adalah biaya tinggi dan pengeluaran-pengeluaran terselubung dari dana reksa yang merampok uang-uang para investor. Di atas semuanya itu, ada ribuan dana reksa, tapi hanya 30 persen dari mereka yang benar-benar bersaing dengan S&P 500. Dengan kata lain, yang cukup anda lakukan adalah berinvestasi dalam Dana S&P Index, dan anda dapat mengalahkan lebih dari 70 persen para pengelolah dana reksa – semua itu dapat dilakukan dengan uang yang lebih sedikit dan tingkat pengembalian yang lebih tinggi. Seperti yang sudah disampaikan pada bab sebelumnya, dana reksa pada prinsipnya diperuntukkan bagi para investor menengah dan rendah, para pelajar dengan nilai C dalam dunia kecerdasan finansial. Para investor yang bernilai A & B tidak membutuhkannya.

berlanjut ke:
BAB 8_Cetak Uang Anda Sendiri (bag.2)...

Monday, June 15, 2009

BAB 7 – Apa Nama Permainan Anda? (bag.4)

...sebelumnya di: BAB 7 – Apa Nama Permainan Anda? (bag.3)

Saya Seharusnya Sudah Lebih Kaya

Saya harusnya dapat menghasilkan lebih banyak uang jika saya berinvestasi pada pertambahan nilai, dan jika saya memperjualbelikan rumah. Sangat berat untuk berinvestasi pada aliran kas ketika orang lain berinvestasi pada pertambahan nilai. Namun pada tahun 2009, saya lebih dan lebih lagi menghargai pelajaran ayah kaya saya. Saya tahu mengapa dia berkeras untuk mengajarkan saya berfokus pada aliran kas dan tidak terjebak pada kegila-gilaan untuk membeli murah dan menjual mahal.

Saat ini, saya memiliki empat sumber utama aliran kas, yang akan saya bicarakan pada bab-bab berikutnya. Mereka:

1. Bisnis saya: Tanpa memperhatikan apakah saya bekerja atau tidak, aliran uang tetap masuk. Bahkan jika usahanya tutup, aliran uang akan terus masuk.

2. Real estate: Istri saya dan saya memiliki real estate yang memiliki aliran kas masuk setiap bulan

3. Minyak: Saya tidak berinvestasi pada perusahaan minya. Melainkan, saya berinvestasi sebagai rekanan dalam pengeboran minyak. Saat kami mendapati harga yang sangat murah, saya menerima bayaran untuk minya dan gas bumi yang terjual setiap bulan.

4. Hak cipta: Buku-buku saya terdaftar pada sekitar lima puluh penerbit. Setiap perempat tahun, mereka membayar saya atas hak cipta saya. Sebagai tambahan, permainan papan saya terdaftar pada lima belas perusahaan permainan. Saya juga dibayar oleh perusahaan-perusahaan tersebut setiap perempat tahun.

Aliran Kas untuk Masyarakan Biasa

Hampir semua orang mengerti pentingnya memiliki aliran kas masuk setiap bulannya. Permasalahannya adalah mereka tida katu apa perbedaan antara strategi aliran kas baik dan strategi aliran kas rata-rata. Strategi aliran kas yang baik menyediakan pemasukan pasif yang kena pajak sangat kecil sekali dan yang dapat anda atur. Strategi alliran kas rata-rata pemasukan pasif yang kena pajak tertinggi dan anda memiliki kuasa yang sangat kecil. Berikut ini adalah beberapa conto dari strategi aliran kas rata-rata:

1. Tabungan: Bungan dari tabungan adalah bentuk dari aliran kas. Saat ini, rasio bunga pada obligasi jangka pendek kurang dari nol. Jika anda beruntung, sebuah bank akan membayar anda 3 persen bunga dari tabungan anda.

Ada dua permasalahan dengan aliran kas dari tabungan. Satu adalah 3 persen bunga tersebut dipotong pajak sebagai pemasukan pada umumnya – kemungkinan pajak tertinggi, yang berarti 3 persen bunga tersebut terkena pajak 2 persen. Kedua, Federal Reserve mencetak triliunan dolar untuk menjamin bank-bank besar. Pada akhir sekitar tahun 1970, uang penjaminan hanya berjumlah jutaan. Sekitar tahun 1980, uang penjaminan terhitung miliaran. Pada tahun 2009, terhitung triliunan.

Ini akan menciptakan inflasi, dan mungkin hiper-inflasi. Jikga inflasi lebih besar dari 2 persen per tahun, kenyataannya anda akan kehilangan uang dengan mengumpulkan bunga dari bank dalam bentuk bunga tabungan. Dengan mengerti hubungan antara uang penjaminan dan inflasi adalah salah satu contoh pentingnya mengetahui sejarah: Dengan mengetahui sedikit sejarah, anda akan mengerti seberapa cepat tabungan anda akan kehilangan nilai. Anda dibayar 3 persen (2 persen setelah pajak) pada tabungan anda sedangkan bank sentral mencetak triliunan dolar.

2. Saham: Beberapa saham membayar deviden, yang merupakan bentuk dari aliran kas. Jutaan pensiunan hidup dari deviden saham-saham mereka. Permasalahannya dengan deviden adalah sepanjan krisis ini banyak perusahaan yang memotong deviden. Sepanjang minggu pertama bulan April 2009, Standard and Poor’s mengumumkan 367 perusahaan memotong deviden sebesar 77 miliar dolar AS pada perempat pertama tahun 2009. Itu merupakan pemotongan terburuk sejak S&P mulai mencatat pembayaran deviden tahun 1995. Hal ini berarti resesi benar-benar menyebar tepat pada mereka yang merasakannya, para pensiunan yang pernah hidup layak darinya.

3. Pensiun: Tunjangan pensiun adlah bentuk dari aliran kas. Permasalahannya adalah Pension Benefit Guaranty Corporation – PBGC (Perusahaan Penjamin Manfaat Pensiun) perserikatan mengalihkan hampir semua dari 64 miliar dolar AS dari aset yang dimilikinya dalam bentuk olbigasi menjadi saham dan real estate, tepat pada waktu kehancuran terjadi. Hal ini berarti orang-orang jenius dibelakang PBGC mengalihkan aliran kas dari obligasi, kemungkinan karena pemasukan dari obligasi terlalu rendah, dan menjadi saham dan real estate, berharap akan keuntungan yang lebih besar dari pertambahan nilai. Ini berarti banyak dana pensiun sangat bermasalah secara finansial.

Sebagai tambahan, konsep dari dana pensiun sudah kuno untuk sebagian besar orang. Sebagian besar perusahaan tidak lagi menyediakan dana pensiun, atau secara drastic mengurangi program dana pensiun mereka. Sekarang, sebagian besar hanya pemerintahan dan pekerja perserikatan buruh yang memiliki dana pensiun. Sebagian besar masnyarakat harus mencari cara lain untuk menghasilkan aliran kas untuk masa pensiun mereka sendiri.

4. Simpanan hari tua: Simpanan hari tua adalah bentuk dari aliran kas. Sebutan saja anda menyerahkan 1 juta dolar AS kepada perusahaan asuransi. Sebagai gantinya, dia setuju membayar anda sekian persen bunga dari dana tersebut sepanjang hidup anda.

Permasalahannya adalah, simapanan hari tua ini seringkali di topang oleh perdagangan real estate yang anda tidak bisa kuasai – perdagangan real estate dan bentuk instrumen finansial lain yang dibeli oleh badan investor besar, banyak diantaranya perusahaan umum, untuk pertambahan nilai bukan aliran kas. Permasalahan dari perusahaan umum yang berinvestasi pada pertambahan nilai adalah dengan dasar aturan akuntansi, mereka harus mencatat penurunan aset mereka dan meningkatkan modal yang lebih besar untuk menutupi kerugian mereka. Hal ini akan menyakitkan bagi perusahaan-perusahaan asuransi dan pengembalian tabungan hari tua anda – yang anda dapat lakukan adalah lihat AIG.

Mengapa Tidak Semakin Banyak Orang Bermain Permainan Aliran Kas?

Saat ini, saya menghadiri konferensi mengenai investasi dan mendengarkan pembicara yang berbeda-beda menyampaikan investasi yang berbeda-beda pula. Salah satu pembicara adalah seorang perencana finansial yang menyarankan orang untuk menyeimbangkan kembali portfolio saham dadan dana rekas mereka, yang menurut saya sesuatu yang tidak masuk akal. Menyeimbangkan kembali adalah cara lain untuk berkata berinvestasi pada pertambahan nilai. Dia kemudian berkata, “Saya tahu beberapa dari anda kehilangan banyak uang du pasar. Tapi jangan kuatir. Pasar modal akan kembali. Ingat, secara umum, pasar modal meningkat rata-rata 8 persen per tahun, jadi saya merekomendasikan anda untuk terus berinvestasi untuk jangka panjang.” Saya harus pergi ketika saya melihat para pendengar menganggukkan kepala mereka menunjukkan mereka setuju dengannya. Saya heran bagaimana orang dapat tertipu dengan mudah.

Para persekongkol membutuhkan uang anda mengalir kepada mereka. Itu mengapa mereka mengajar pekerja penjualan mereka seperti perencana finansial dan pialang saham untuk menyampaikan hal-hal seperti pasar modal naik 8 persen per tahun. Mereka menggunakan daya tarik pertambahan nilai untuk mengambil aliran kas mereka masuk ke dalam kantong mereka.

Agen-agen real estate menggunakan petunjuk-petunjuk yang sama. Mereka sering berkata, “Anda sebaiknya membeli sekarang sebelum harga naik.” Pendapat membeli sebelum harga naik adalah membeli yang berharap pada pertambahan nilai. Sekali lagi, para tenaga penjual menggunakan istilah pertambahan nilai untuk mendapatkan aliran kas anda. Itulah permainannya. Di saat anda menandatangani hipotek, uang mengalir dari anda kepada mereka.

Mengapa Tidak ada Orang yang Berinvestasi pada Aliran Kas?

Ada beberapa alasan mengapa sebagian besar orang berinvestasi pada pertambahan nilai, dan bukan aliran kas. Beberapa alasannya adalah:

1. Sebagian besar orang tidak tahu perbedaannya

2. Ketika perekonomian bertumbuh, lebih mudah memainkan permainan pertambahan nilai. Orang secara otomatis akan berasumsi portfolio saham dan rumah mereka akan naik seturut dengan inflasi.

3. Investasi aliran kas membutuhkan pengalaman finansial. Semua orang dapan membeli sesuatu dan berharap harganya akan naik. Mendapatkan perjanjian dengan aliran kas membutuhkan pengetahuan mengenai pemasukan dan pengeluaran yang potensial., dan bagaimana mengerjakan kemampuan kerja dari investasi yang berdasarkan hal-hal tersebut.

4. Orang-orang malas. Mereka hidup untuk hari ini dan tidak mengindahkan hari esok.

5. Masyarakan berharap pemerintah memelihara mereka. Ini adalah sikap dari ayah miskin saya, dan dia meninggal sebagai orang miskin. Bagi ayah miskin saya, lebih mudah berharap orang lain untuk memelihara dirinya. Saat ini lebih dari 60 juta orang Amerika, kawan-kawan baby boomer saya, yang mengikuti jalan dari ayah miskin saya.

Jika anda tidak ingin mengikuti jalan ayah miskin saya, bab-bab berikut adalah untuk anda.

Kesimpulan

Cara untuk mengalahkan persekongkolan adalah mengetahui nama permainannya, dan nama permainannya adalah aliran kas. Sekali anda tahu nama permainannya, anda perlu belajar istilah-istilahnya – bahasa uang. Satu cara untuk belajar bahasa uang adalah dengan bermain permainan papan saya, Cashflow. Anda dapat mulai dengan Cashflow 101, yang akan mengajar anda konsep dasar finansial. Dari sana anda dapat pindah ke Cashflow 202, yaitu untuk belajar finansial lebih lanjut. Namun pada akhirnya, tujuannya adalah untuk mempersiapkan anda permainan nyata dari aliran kas yang terjadi disekitar anda setiap jam setiap hari.

Seperti yang kita diskusikan sebelumnya, dua hal istilah utama adalah aliran kas dan pertambahan nilai. Dengan istilah yang sederhana, 90 persen orang bermain permainan pertambahan nilai. Hanya 10 persen yang bermain permainan persekongkolan aliran kas. Karena itu hanya 10 persen yang menang. Apakah anda ingin jadi pemenang atau yang kalah? Apakah anda ingin menjadi biasa-biasa saja atau sempurna? Jika anda ingin menang pada permainan aliran kas, maka sisa dari buku ini adalah untuk anda.