Showing posts with label BAB 4 – Persekongkolan Menentang Kekayaan Kita. Show all posts
Showing posts with label BAB 4 – Persekongkolan Menentang Kekayaan Kita. Show all posts

Monday, June 15, 2009

BAB 4 – Persekongkolan Menentang Kekayaan Kita (bag.3)

...lanjutan

          3. Emas bohongan: Roosevelt meminta warga Negara Amerika untuk menyerahkan emas mereka pada tahun 1933, mereka akan dibayar dengan uang kertas sebesar 20,22 dolar AS per ons. Dia kemudian menaikkan harga emas itu menjadi 35 dolar AS. Dengan kata lain, setiap 20,22 dolar AS dari emas yang diserahkan, masyarakat ditipu sekitar 15 dolar AS perampokan 58 persen. Jika ada yang tertangkap memegan koin emas, hukumannya akan dikenai sanksi sebesar 10.000 dolar AS atau sepuluh tahun penjara. Salah satu alasan mengapa hal ini dilakukan adalah agar masyarakat menggunakan uang kertas sebagai mata uang dasar dunia. Alasan lainnya adalah untuk menutupi fakta bahwa pemerintah A.S. telah mencetak uang dolar kertas terlalu banyak dan tidak punya cukup emas sebagai cadangan untuk menopangnya – dengan kata lain pemerintah A.S. bangkrut.

          Pada tahun 1975, President Gerald Ford memperbolehkan masyarakat Amerika untuk memiliki emas secara fisik lagi – setelah Nixon secara permanen memisahkan hubungan antara dolar dan emas. Siapa yang peduli dengan emas ketika mereka yang mengatur pemerintah dan bank-bank kita dapat mencetak uang semaunya saja?

          Saat ini, kebanyakan orang hanya menggunakan uang kertas. Kebanyakan orang Amerika tidak tahu dimana membeli koin emas dan perak, atau bahkan mengapa sebaiknya membeli koin emas dan perak. Yang hanya mereka lihat adalah lapangan pekerjaan sedang menghilang, harga rumah mereka berkurang, dan tabungan pensiun mereka berkurang bersama pasar modal. Banyak yang putus asa dan meminta uang penyelamatan pemerintah, yang kemungkinan berarti mereka secara tidak sadar memilih hiperinflasi dibandingkan deflasi.

          3. Sebuah dunia dari uang kereta-dorong: Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pertemuan Bretton Woods tahun 1944 menciptakan Bank Dunia dan IMF. Kedua badan ini adalah perpanjangan tangan dari Federal Reserve dan bank-bank sentral Eropa lainnya. IMF dan Bank Dunia mengharuskan bank-bank dunia untuk menggantikan uang mereka dengan mata uang kertas, mata uang yang tidak ditopang oleh emas dan perak, sama dengan mata uang Jerman sebelum Perang Dunia kedua. Dengan kata lain, Amerika Serikat, IMF, dan Bank Dunia mulai mengekspor sistem keuangan tipe Jerman, uang kereta-dorong, kepada dunia.

          Sampai tahun 1971, dolar AS adalah mata uang utama yang digunakan IMF. Sejak dolar dapat ditukar terhadap emas pada harga 35 dolar AS per ons, jumlah uang internasional yang dapat dicetak menjadi terbatas. Untuk bekerja sebagai bank sentral dunia sebenarnya, IMF perlu dapat mengeluarkan uang mainan secara tak terbatas. Pada tanggal 15 Agustus 1971, Presiden Nixon menandatangani perintah pusat yang menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak lagi menukarkan dolarnya terhadap dolar. Pada tahun 1971, dolar AS menjadi benar-benar uang Monopoli bagi dunia.

Uang Dunia adalah Uang Kereta-dorong

Saat ini, semua mata uang utama dunia pada dasarnya adalah uang Monopoli – uang kereta-dorong. Sekali lagi, kita perlu menanyakan diri kita: Apakah depresi yang berikutnya akan menjadi depresi deflasi AS atau depresi hiperinflasi Jerman? Akankah uang menjadi raja, atau mungkin uang akan menjadi sampah? Akankah penabung akan menjadi pemenang, atau penabung akan menjadi pecundang? Akankah para pensiunan akan menang, atau para pensiunan akan kalah? Apakah harga-harga akan turun, atau harga-harga akan naik?

          Langkah pertama untuk bersiap-siap atas depresi yang akan datang adalah dengan mengetahui sejarah anda, periksa fakta-fakta, lihat masa depan, dan buat keputusan anda sendiri. Lalu putuskan jika anda memilih untuk mengikuti formula depresi ayah miskin saya, atau ayah kaya saya. Saat ini, dengan waktu menjadi buruk, saya selalu mengingat ayah kaya saya menjadi lebih kaya dan ayah miskin saya tetap miskin, keduanya dipengaruhi oleh depresi yang sama.

Mengekspor utang

Mungkin saja tidak ada depresi. Mungkin saja Presiden Obama memiliki kuasa untuk menyatukan dunia, dan dunia akan terus selalu mencetak uang dari kehampaan selamanya. Mungkin negara-negara di dunia akan terus menerima ekspor nomor satu Amerika Serikat – utang – sebagai bayaran dari barang dan pelayanan mereka. Selama dunia mau menerima utang kita, T-bills, dan obligasi sebagai uang, lampu-pesta akan terus perputar. Tapi jika dunia berhenti menerima dolar AS, music akan berhenti, dan depresi yang mengikutinya akan lebih besar dibandingkan depresi besar sebelumnya.

          Pada hari Rabu, 18 Maret 2009, Fed mengumumkan pada dunia bahwa dia menyuntikkan 1,2 triliun dolar AS kedalam perekonomian. Apakah ini berarti anda harus mengencangkan tali pengaman untuk tinggal landas atau mempersiapkan diri and untuk mendarat darurat? Hal ini berarti Fed sekarang benar-benar mencetak uang, sama seperti pemerintah Jerman lakukan selama depresi terakhir. Dalam perekonomian yang normal, saat Perbendaharaan A.S. menawarkan obligasi, negara-negara seperti Cina, Jepang, Inggris, dan investor-investor swasta akan membeli obligasi tersebut. Tapi ketika Fed membeli obligasi kita, ini berarti Amerika Serikat benar-benar mencetak uang. Ini berarti perekonomian sedang runtuh seperti balon udara panas dengan lubang di dalamnya.

          Seperti yang anda tahu, Pimpinan Fed Ben Bernanke adalah didikan dari depresi sebelumnya. Dia sering menyebutkan dia akan menahan perekonomian mengapung dengan mencetak uang. Dia pernah sekali berkata akan mnjatuhkan uang dari sebuah helikopter untuk menyelamatkan perekonomian, karena itu nama sebutannya, “Helicopter Ben.” Hal ini terjadi pada tanggal 18 Maret 2009, yang memastikan maksudnya – inflasi berapapun harganya. Jika dia melanjutkan lebih jauh lagi dan terlalu menggembungkan persediaan uang, kita akan melihat depresi tipe Jerman.

Aturan Baru Uang #4: Bersiap untuk Waktu yang Buruk dan Anda Akan Hanya Tahu Waktu yang Baik

Ketika saya masih sekolah Minggu, saya diceritakan mengenai Firaun dari Mesir mimpi yang sangat mengganggunya. Dalam mimpinya itu, dia melihat tujuh sapi gemuk di makan oleh tujuh sapi kurus. Karena merasa terganggu, dia mencari orang yang dapat mengartikan mimpinya itu. Akhirnya dia dapati seorang budak laki-laki yang memberitahu arti mimpinya itu bahwa dunia akan mengalami tujuh tahun kemakmuran yang akan diikuti dengan tujuh tahun kelaparan. Firaun kemudian segera mempersiapkan diri terhadap kelaparan, dan Mesir menjadi bangsa yang sangat berkuasa, memberi makan dunia dibagian sana.

          Setelah membaca buku Dr. Fuller Grunch of Giants pada tahun 1983, saya muli mempersiapkan krisis finansial yang terjadi saat ini. Saat ini, istri saya dan saya, perusahaan kami, dan investasi kami terus berjalan makmur hanya karena kami selalu bersiap-siap untuk waktu yang buruk. Itu mengapa Aturan Baru Uang #4 adalah: Bersiap untuk waktu yang buruk, dan anda akan hanya tahu waktu yang baik. Anda dapat membaca mengenai hal ini lebih lanjut dalam buku ini.

Hanya Waktu yang Baik

Generasi saya – generasi baby boom – dan anak-anak mereka hanya tahu kesuksesan ekonomi terbesar dalam sejarah. Mereka tidak tahu apa itu depresi. Yang diketahui mereka adalah waktu yang baik. Mereka diberkati karena dilahirkan di jaman kesuksesan perekonomian yang besar, sukses besar yang dimulai pada tahun 1971 ketika semua uang dunia menjadi uang Monopoli. Banyak orang dari generasi saya kehilangan uang kereta-dorong mereka. Tapi yang lebih buruk dari tidak punya uang lagi, mereka tidak punya waktu lagi.

          Saya takut generasi saya dan anak-anak mereka tidak siap atas penurunan perekonomian, depresi yang mungkin akan datang. Jika seseorang hanya mengetahui perekonomian yang mengembang, mereka mungkin tidak mempersiapkan hidup mereka dengan pengempisan atau perekonomian yang terlalu mengembung.

          Latihan yang baik adalah mendapatkan orang yang mengalami depresi sebelumnya dan mengajaknya makan siang. Saya telah mengajak makan siang mereka yang selamat dari kedua depresi, depresi Jerman dan depresi A.S. Merupakan jalan terbaik untuk mulai mempersiapkan depresi yang akan datang. Bagaimana anda bersiap-siap?

BAB 4 – Persekongkolan Menentang Kekayaan Kita (bag.2)

...lanjutan

Depresi yang Tidak pernah Berakhir

Jika kita mudur lagi kebelakang dan melihat tujuh puluh lima tahun yang lalu, anda dapat memaparkan kasus bahwa depresi yang sebelumnya tidak pernah berhenti. Banyak dari pokok permasalahan finansial saat ini berasal dari depresi yang lalu yang tidak pernah terselesaikan. Permasalahan akan lebih mudah untuk diteruskan kepada generasi kita. Sebagai contoh, Jaminan Sosial yang dibuat pada tahun 1933, dan harga dari program pemerintah tersebut akan meledak, bersamaan dengan 75 miliar generasi baby boomers mulai pensiun pada tahun 2008. Sebuah penyelesaian dibuat untuk menyelesaikan depresiasi yang lalu telah bertumbuh menjadi permasalahan yang jauh lebih besar saat ini. Jaminan Sosial telah memimpin kita menuju terciptanya Medicare (Perawatan Kesehatan) dan Medicaid (Pertolongan Kesehatan), yang merupakan permasalahan finansial lima kali lebih besar dibandingkan Jaminan Sosial. Federal Housing Administration (Pelakasana Perumahaan Perserikatan) memimpin terciptaan Fannie Mae dan Freddie Mac, dan kedua agen tersebutmerupakan pusat dari kekacauan subprime saat ini. Dengan kata lain, melangkah mundur dan melihat kembali tujuh puluh lima tahun yang lampau, depresi yang lalu belum berakhir; penyelesaian sosialis yang diciptakan untuk menjaga hal tersebut tetap di ambang pintu akan semakin mahal harganya.

Fiksi atau Lelucon?

Berikut ini ringkasan singkat dari penyelesaian yang diciptakan pemerintah terhadap Depresi Besar:

          1. Jaminan Sosial, Perawatan Kesehatan, dan Pertolongan Kesehatan: Saat ini penciptaan tersebut adalah permasalahan senilai 65 triliun dolar AS dan terus bertkembang.

          2. The Federal Deposit Insurance Corporation – FDIC (Penjamin Asuransi Deposito Perserikatan): FDIC melindungi para bankir lebih dari dia melindungi para penabung. Karena deposito-deposito di asuransikan, FDIC memberi hadiah kepada para bankir yang mengambil resiko yang lebih besar, menghukup para bankir yang hati-hati, dan menutupi kecurangan perbankan. Asuransi Deposito memberikan para penabung rasa jaminan yang salah karena tabungan mereka ditempatkan pada resiko yang lebih besar. Bantuan FDIC menyebabkan krisis perbankan dan pencairan kredit menurun. Saya akan menulis lebih dalam lagi mengenai hal ini di bab berikutnya.

3. The Federal Housing Administration – FHA (Pelaksana Perumahan Perserikatan): FHA membuat badan politik berkuasa terhadap perumahan, sama dengan penciptaan Fannie Mae dan Freddie Mac, dua perusahaan yang ditopang oleh pemerintah yang merupakan jantung dari permasalahan subprime dan telah memberatkan para pembayar pajak miliaran dolar. Saat ini, Fannie Mae telah membuktikan diri sebagai masalah finansial yang bahkan lebih besar daripada AIG.

          4. Asuransi Pengangguran: Asuransi pengangguran diciptakan pada tahun 1935. Pada umumnya, seseorang dapat menerima manfaat asuransi selama dua puluh enam minggu. Saat keadaan menjadi sangat buruk, pemerintah perserikatan dapat memperpanjang jumlah minggu dimana seseorang dapat terus mendapatkan manfaatnya. Pada bulan Juni 2008, Dewan Perwakilan Rakyat menambahkan tiga belas minggu lagi bersamaan pertambahan kehilangan pekerjaan bertambah.

          5. Perjanjian Bretton Wood: Pada tahun 1944, disaat Perang Dunia II hampir selesai, sebuah pertemuan para pemimpin perbankan internasional diadakan di rumah peristirahatan Bretton Wood, New Hampshire – Konferensi Keuangan dan Finansial Persatuan Bangsa-bangsa. Konferensi ini menghasilkan lahirnya International Monetary Fund – IMF (Bantuan Keuangan Internasional) dan World Bank (Bank Dunia). Dimana Presepsi yang popular adalah kedua badan ini diciptakan untuk kebaikan dunia, mereka sebenarnya menciptakan keadaan yang tidak aman – yang terbesar adalah memperluas sistem keuangan kertas di seluruh dunia.

          Pada atahun 1971, ketika dolar terpisahkan dari emas, IMF dan Bank Dunia mewajibkan seluruh dunia terpisahkan dari standar emas juga, dan jika tidak mereka akan dikeluarkan dari keanggotaannya. Krisis global saat ini menyebar karena perekonomian dunia di penuhi oleh uang Monopoli.

          7. Program penciptaan lapangan pekerjaan: Sepanjang masa depresi yang telah lau, program pekerjaan pemerintah diciptakan. Satu diantaranya adalah Civilian Conservation Corps – CCC (Persatuan Konservasi Sipil). Program pemerintah ini membayar masyarakat pengangguran untuk mereka menjalankan beberapa macam program konservasi yang dilaksanakan pemerintah. Ada juga Works Progress Administration – WPA (Tatalaksana Peningkatan Pekerjaan). Program pemerintah ini membayar orang untuk menyelesaikan proyek konstruksi umum seperti jembatan dan sebagian besar terkait dengan seni, drama, media, proyek pemberantasan buta huruf. Pada satu titik program itu merupakan lapangan pekerjaan terbesar di Amerika Serikat.

          Pada tahun 2009, pemerintah-pemerintah dunia mulai mendukung program-program penciptaan pekerjaan. Alasan utama mereka melakukannya adalah agar masyarakat dapat tetap makan. Jika masyarakat tidak makan, sejarah menunjukkan bahwa mereka akan menuntut pemerintah. Ketakutan terbesar pegawai pemerintah adalah jika ada perang politik, yang akan mengawali terjadinya revolusi.

          Depresi yang lalu belum berakhir. Permasalahaan yang ada di dorong ke depan, dan saat ini, permasalahan-permasalahan ini bertumbuh menjadi lebih besar, lebih mahal, dan berbahaya.

Dua Tipe Depresi

Sepanjang sejarah yang ada, terdapat dua bentuk dasar depresi:

          1. Depresi yang disebabkan oleh deflasi

          2. Depresi yang disebabkan oleh inflasi

Depresi terakhir yang terjadi di Amerika Serikat di sebabkan oleh deflasi.

Depresi yang Sama, Hanya Beda Uang

Satu alasan depresi Amerika Serikat disebabkan deflasi karena secara teknis dolar AS masih memiliki nilai yang riil. Merupakan uang yang ditopang dengan emas dan perak: uang kwitansi. Uang kwitansi pada prinsipnya selembar kertas sebagai tanda terima untuk emas atau perak yang seharusnya di simpan oleh Perbendaharaan A.S.

          Setelah pasar modal runtuh pada tahun 1929, ketakutan menyebar, masyarakat Amerika bergantung pada dolar mereka, sehingga perekonomian mengkerut, usaha-usaya tutup, orang kehilangan pekerjaannya, dan depresi di mulai. Pemerintah tidak menjectak uang untuk menyelesaikan permasalahan yang ada karena secara teknis hal itu tidak sah secara hokum – walaupun pemerintah memberi toleransi pada beberapa aturan hukum. Para penabung merupakan pemenang pada masa ini karena uang sangat sedikit dan memiliki nilai yang sebenarnya. Depresi yang di sebabkan oleh deflasi terjadi.

          Alasan mengapa Depresi Jerman disebabkan oleh inflasi karena uang Jerman bukan lagi uang yang riil. Merupakan uang Monopoli, Tanda Kesepakatan pemerintah – uang kertas yang diciptakan dari kehampaan.

          Sejak Reichsmark Jerman adalah uang Monopoli – selembar kertas dengan tinta di atasnya, tidak ditopang oleh apapun – pemerintah Jerman tetap membiarkan pencetakan uangnya. Hal ini merupakan cara pemerintah Jerman untuk menyelesaikan masalah finansialnya. Para penabung akan rugi karena uang tidak berharga dan semakin tidak berharga karena semakin banyak uang yang dimasukkan ke dalam sistem. Depresi yang disebabkan oleh inflasi terjadi.

          Berikut ini cerita yang sangat terkenal mengenai seorang wanita yang membawa kereta dorong yang dipenuhi dengan Reichsmark Jerman untuk membeli kue ke toko kue. Saat dia keluar untuk mengambil uangnya, dia mendapati kereta dorongnya di curi uangnya tapi pencuri meninggalkan Reichsmark di tempat. Cerita fiksi ini mengilustrasikan dampak kehancuran dari hiperinflasi.

Bersiap-siap untuk Depresi yang Berikutnya

Pertanyaannya adalah: Jika memang akan datang depresi berikutnya, apakah akan seperti depresi A.S. ataukah depresi Jerman? Depresi berikutnya akankah uang tunai menjadi raja atau menjadi sampah?

Bersiap-siap untuk Depresi tipe A.S.

Kebanyakan orang bersiap-siap untuk depresi tipe A.S. Orang-orang ini merasa aman bergantung pada uang tunai dalam tabungan, menerima pembayaran pensiun yang tetap dari tempat mereka bekerja dan Jaminan Sosial dari pemerintah. pengurangan pajak, mengurangi pengeluaran sehari-hari, dan hidup sesederhana mungkin.

          Meskipun orang-orang tersebut siap untuk depresi tipe A.S., mereka akan tersingkirkan jika kita mendapatkan depresi tipe Jerman. Banyak pengelolah reksa dana merasa diri mereka cerdas saat ini karena mereka keluar dari pasar lebih awal dan mereka dipenuhi dengan uang. Tapi bagaimana jika depresi tipe Jerma yang akan terjadi? Akankah uang menjadi raja? Apakah mereka akan menjadi cerdas?

Bersiap-siap untuk Depresi Tipe Jerman

Hanya sedikit orang yang bersiap-siap[ untuk depresi tipe Jerman. Orang-orang ini mengumpulkan koin emas dan perak, sejumlah uang tunai, dan investasi yang menyesuaikan diri dengan inflasi. Contoh investasinya adalah minyak, makanan, cadangan emas dan perak, dan perumahan yang didanai oleh pemerintah.

Apa yang sedang akan datang?

Secara pribadi, saya melihat depresi tipe Jerman yang akan datang – bukan depresi tipe A.S. Berikut ini beberapa alasan mengapa saya berkata begitu:

          1. Efek Warburg: Satu diantara pendiri asli dari Federal Reserve adalah Paul Warburg, yang mewakili keluarga Rothschild dan Warburg dari eropa. Dia adalah anggota dari M.M Warburg and Company, yang berkantor di Jerman, Amsterdam, dan Netherlands. Saudaranya Max Warburg tadinya penasihat finansial dari Kaiser sebelum Perang Dunia kedua dan direktur dari Reichsbank dari Jerman. Kedua Warburgs bersaudara anti dengan emas. Mereka berkeras bahwa penyediaan uang yang elastis dapat dikembang dan kempiskan untuk memenuhi kebutuhan usaha. Mereka mendukung uang kertas. Tentu saja, secara umum hal ini akan memimpin ke arah inflasi, yang merupakan pajak tersembunyi bagi kelas menengah dan para penabung. Hasil yang merusak dari filisofi keuangan Warburg tercatat dalam sejarah Jerman. Max, seorang Yahudi, membebaskan Jerman pada tahun 1938 – tapi beberapa saat setelah hiperinflasi terjadi. Folosofi mata uang kedua bersaudara tersebut sekarang dijalankan di Amerika bersamaan dengan Fed memompa triliunan dolar ke dalam perekonomian kita.

          2. Mencetak jalan kita keluar dari utang: Kehancuran tahun 1929 disebabkan oleh jatuhnya harga saham. Kehancuran tahun 2007 disebabkan oleh jatuhnya harga rumah. Perbedaan utamanya adalah, seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, pemerintah A.S. tidak dapat mencetak jalan keluarnya dari deflasi tahun 1929 karena dolar masih terpatok pada emas. Saat ini, dolar adalah mata uang yang bebas mengambang tanpa ditopang oleh apapun kecuali keyakinan positif dan utang pemerintah A.S. Sekarang pemerintah berwenang untuk mencetak utang menjadi sesuatu yang dapat dilupakan, lalu apa yang menurutmu dapat dilakukan oleh kejadian tersebut?

berlanjut...

BAB 4 – Persekongkolan Menentang Kekayaan Kita (bag.1)

Persekongkolan Orang Kaya

8 ATURAN BARU MENGENAI UANG

oleh Robert Kiyosaki

BAB 4 – Persekongkolan Menentang Kekayaan Kita


Pertanyaan: Berapa tahun Depresi Besar terakhir berlangsung?

Jawaban:     A. 25

                   B. 4

                   C.16

                   D. 7

Jawaban dari pertanyaan ini tergantung patokan yang anda gunakan. Jika anda menggunakan pasar modal sebagai dasar perhitungan, depresi yang terakhir terjadi selama dua puluh lima tahun. Pada bulan September 1929, index Dow menerobos nilai tertinggi sepanjang masa 381. Pada tangga 8 Juli 1932, pasar kerugian yang mengejutkan sebesar 89 persen dari nilainya. Pada hari itu, jumlah perdagangan di Bursa Saham New York melakukan sekitar satu juta perdagangan saham, dan Dow tenggelam sampai pada angka 41 poin. Poin rendah itu adalah titik terendah pada bear market (harga pasar turun), dan sejak itu pasar perlahan menanjak – bahkan di tengah-tengah masa depresi. Namun tetap, bahkan dengan bull market (harga pasar naik), perlu dua puluh lima tahun, dari 1929 sampai 1954, untuk index Dow melewati titik tingginya 381.

          Beberapa waktu yang lalu, kita menyaksikan titik tertinggi Dow lainnya. Pada Oktober 2007, index Dow naik sampai 14.164. Saat ini, satu tahun lebih sedikit, index Dow berada hampir 50 persen lebih rendah. Jika 1929 – 1954 digunakan sebagai indicator, index Dow akan melewati nilai 114.164 lagi pada tahun 2032.

          Pada tanggal 10 Maret 2009, index Dow melejit lebih dari 379 poin mencapai 6.926 poin dalam satu hari – menjadikan hari tersebut mendapatkan penambahan poin yang hampir sama dengan yang diperoleh dari 1932 sampai 1954 setelah depresi terakhir. Wall Street merayakannya, meskipun laporan pada awal minggu tersebut menyebutkan 650.000 pekerja telah kehilangan pekerjaannya pada bulan Februari.

          Bersamaan dengan saya menulis buku iini, orang-orang berkata, “Yang terburuk sudah selesai. Titik dasar akhirnya datang.” Dewan Fed Ben Bernanke berkata dia berharap resesi akan berakhir pada musim gugur 2009. Namun pada tanggal 10 Maret pasar menanjak karena Citigorup melaporkan keuntungan pertama pada dua bulan pertama 2009 melalui catatan “yang bocor” – meskipun mereka memiliki miliaran utang yang beracun. Saya bingung apa yang orang-orang ini sedang hisap.

          Bahkan di tengah-tengah rasa optimis pasar saat ini, tetap masih ada hantu kemungkinan depresi yang bergantung di seluruh dunia finansial. Saya cenderung untuk tidak terlalu beroptimis seperti beberapa orang lain mengenai prospek jangka pendek perekonomian A.S. dan dunia. Jangan salah sangka: saya tidak berharap akan terjadi depresi. Jauh dari itu. Tidak ada seorangpun yang berhak berpikir menginginkan Depresi Besar lain akan terjadi. Tapi jika resesi ini tergelincir menjadi depresi, akan lebih baik untuk mulai mempersiapkannya sekarang, karena tidak semua depresi akan sama dan tidak semia depresi akan membuat kita depresi.

Pengalaman Kaya dan Miskin dari Depresi

Ayah kaya dan ayah miskin saya sedang duduk di sekolah dasar saat Depresi Besar terjadi. Pengalaman itu mempengaruhi pembelajaran hidup keduanya selamanya. Satu ayah menjadi sangat kaya daro pelajarang yang dipelajarinya selama depresi. Yang lainnya tetap miskin dan ketakutan secara finansial sepanjang hidupnya.

Depresi Kemiskinan

Ayah dari ayah miskin saya – kakek saya – kehilangan semuanya di masa Depresi Besar. Dia kehilangan bisnisnya dan real estate pinggir pantai yang tak terbilang nilainya di pulau Maui, Hawaii. Kakek saya adalah seorang entrepreneur, jadi dia tidak punya gaji tetap untuk melindungi keluarganya. Saat bisnis kakek saya gagal, keluarga ayah saya kehilangan semuanya. Depresi Besar merupakan pengalaman yang sangat buruk bagi ayah saya.

          Penderitaan finansial dari Depresi Besar menyebabkan ayah miskin saya mengembangkan ide untuk memiliki jaminan pekerjaan, menyimpan uang, membeli sebuah rumah, tidak pernah berutang, dan dana pensiun pemerintah. Dia tidak mau menjadi seorang entrepreneur. Dia menginnginkan jaminan keamanan dari pekerjaan di kepemerintahan. Dia tidak percaya dalam hal berinvestasi, karena dia melihan kakek saya kehilangan semuanya di pasar modal dan di real estate. Ayah saya berpegang penuh pada hal tersebut sepanjang umurnya. Bagi ayah miskin saya, jaminan perlindungan lebih penting dari pada kekayaan. Ingatannya pada depresi yang pernah terjadi tinggal bersamanya sumur hidup.

Depresi Kekayaan

Ayah miskin saya sudah bersusah payah secara finansial bahkan sebelum Depresi Besar. Ayahnya bahkan sakit beberapa tahun dan meninggal beberapa waktu setelah depresi dimulai. Pada masa mudanya, ayah kaya saya menjadi penopang kehidupan keluarga dan tulang punggung keuangan keluarga. Sebagai seorang yang masih muda tanpa pendidikan dan sedikitnya kesempatan pekerjaan, Depresi BEsar memaksa ayah kaya saya untuk menjadi seorang remaja entrepreneur. Dia mengambil alih took kelurga dan membangun bisnisnya.

          Meskipun keluarganya bersusah payah, ayah kaya saya tidak meminta bantuan dari pemerintah. Dia tidak minta jaminan social. Depresi menyebabkan ayah kaya saya untuk bertumbuh lebih cepet, dan dia belajar baik secara finansial. Pelajaran dari depresi menjadikannya orang kaya.

Paham Sosial vs. Kapital

Ayah miskin saya bertumbuh untuk menjadi seorang socialist. Dia cerdas di sekolah tapi bukan cerdas di jalanan. Dia percaya bahwa pemerintah harus memelihara kehidupan masyarakat.

          Ayah kaya saya bertumbuh menjadi seorang capitalist. Dia tidak pernah menyelesaikan bangku sekolah, tapi dia cerdas di jalanan. Dia percaya dalam hal membangun bisnis yang dapat memberikan pemasukan stabil bagi keluarganya dan keluarga para pekerjanya. Dia percaya bahwa orang harus dapat belajar memperhatikan diri mereka sendiri. Sebagai seorang kapitalis, dia percaya dalam mengajar orang untuk memancing.

Paham Sosial Mengambil Alih

Pahap social mengambil alih kontrol sepanjang depresi yang terakhir. Program-program sosial pemerintah dibuat secara besar-besaran. Dari pada mengajarkan orang memancing, kita memberikan mereka ikan – bahkan kepada orang kaya. Jika Amerika Serikat adalah benar-benar Negara kapitalis, kita akan membiarkan perekonomian runtuh, tidak menyanggahnya dengan bailout di atas bailout. Pasar bearish (pasar spekulan jual), pasar hancur, dan depresi adalah cara perekonomian untuk memukul tombol reset. Resesi dan depresi mengkoreksi kesalahan-kesalahan yang ada dan mengungkapkan kejahatan yang dilakukan selama masa kecemerlangan.

          Saat ini, daripada menekan tombol reset, triliunan dolar di berikan kepada mereka yang tidak cakap, mereka yang curang, dan yang sudah usang. Pasar bearish terjadi untuk membersihkan kesalahan yang ada, rencana yang jahat, dan ketidakefisienan yang bertumbuh dari pasar bullish (pasar spekulan beli) yang terjadi. Dari pada membiarkan pasar bearish bekerja, kita membiarkan pemerintah membayar miliaran dolar dalam bentuk uang bailout kepada para bankir yang memenuhi dunia dengan utang tipuan dimana kita seharusnya mengirim para bankir tersebut di penjara. Bisnis seperti General Motors yang bertumbuh terlalu gemuk dan malas selama waktu-waktu baik untuk bersaing diberi bonus uang dan parasut emas, disaat yang sama bisnis yang mereka percayakan untuk melindungi dan bertumbuh, harga saham perusahaan turun, dan para investor mereka kehilangan uang mereka.

          Hal ini bukanlah paham kapitalis. Bailout pemerintah yang ada sekarang adalah paham sosialis – bagi mereka yang kaya. Dalam banyak hal, hal ini lebih parah dari pada paham Marxis atau komunis, karena paling tidak sistem tersebut memiliki ilusi kepemilikan bagi masyarakat. Sistem tersebut paling tidak mengkhotbahkan dan pembagian uang dari yang kaya kepada yang miskin, bahkan meskipun mereka tidak mempraktekkannya. Bailout kita, di sisi lain, mengambil uang dari yang miskin dalam bentuk pajak dan memberikannya kepada yang kaya. Saya tidak menyalahkan Presiden Obama. Perampokan uang ini telah berjalan bertahun-tahun. Telah menjadi praktek bagi mereka yang kaya untuk menggunakan pemerintah kita untuk mengambil dari yang miskin dan kelas menengah dan memberikan kepada yang kaya. Saat ini, kita telah mempraktekkannya dengan meminta pajak dari yang bekerja dan menghadiakannya kepada yang malas, bajingan dan tidak kompeten.

Sejarah Berulang

Telah disebutkan bahwa depresi datang kira-kira setiap tujuh puluh lima tahun. Jika hal ini benar, berarti depresi yang datang seharusnya telah dimulai sekitar tahun 2005. Salah satu alasan depresi sukar untuk detentukan karena tidak ada definisi nyata untuk depresi. Para ahli ekonomi hanya mendefinisikan resesi.

          Satu alasan mengapa kita pernah mengalami depresi sejak awal adalah karena Federal Reserve dan pemerintah A.S. telah memanipulasi pengadaan uang yang ada untuk menjaga perekonomian terus mengapung.  Mereka melakukan hal yang sama saat ini. Jika mereka melakukan pekerjaan yang baik, perekonomian akan terselamatkan Jika mereka gagal, kegagalan tersebut akan membawa kita kepada depresi.

Definisi yang lebih baik

Dibutuhkan waktu sampai tahun 2008 bagi para ahli ekonomi untuk menyatakan kita sedang berada di masa resesi, setelah kita sudah ada dalam resesi dalam setahun terakhir. Pada tahun yang sama, Lehman Brother jatuh, pasar modal hancur, perbankan besar menerima miliaran dolar sebagai uang Bailou, dan pembuat mobil bankrupt, orang-orang kehilangan rumah dan pekerjaan meeka, dan California memmberikan IOU karena dengan itu uang dapat dikeluargkan. Dengan mengabaikan berita-berita finansial buruk, diperlukan satu tahun untuk para ahli ekonomi untuk menyadari bahwa kita sedang berada pada masa resesi. Saya heran berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengumumkan sebuah depresi. Dengan jelas kita perlu definisi yang lebih baik dari resesi dan depressi – atau paling tidak ahli ekonomi yang lebih baik! Secara pribadi, saya memiliki definisi sederhana unutk resesi dan depresi. Dengan mengambil kata-kata orang tua: Jika anda melihan tetangga anda kehilangan pekerjaan, kita berada di masa resesi. Dan jika saya kehilangan pekerjaan saya, kita berada dalam masa depresi.

          Pada tahun 2008, lebih dari dua juta warga Negara Amerika kehilangan pekerjaan mereka. Pada Februari 2009 sendiri, lebih dari 651.000 pekerjaan di hapus.

berlanjut...