Showing posts with label BAB 1 – Dapatkah Obama Menyelamatkan Kita?. Show all posts
Showing posts with label BAB 1 – Dapatkah Obama Menyelamatkan Kita?. Show all posts

Wednesday, June 3, 2009

BAB 1 – Dapatkah Obama Menyelamatkan Kita? (bag.3)

..lanjutan

Bagaimana Hal ini Mempengaruhi Saya?
Sebagai gambaran besar dalam hal finansial pribadi, ada tiga kekuatan finansial yang menyebabkan sebagian besar orang bekerja keras dan tetap bersusah payah secara finansial. Yaitu:
1. Pajak
2. Utang
3. Inflasi
Ambil waktu dan renungkan sejenak bagaimana ketiga hal ini mempengaruhimu secara pribadi. Sebagai contoh, berapa banyak pajak yang kamu bayar? Kita tidak hanya membayar pajak pendapatan, tapi juga pajak penjualan, pajak bahan bakar, pajak perumahan, dan banyak lainnya lagi. Yang lebih penting lagi, kepada siapa pajak dolar kita itu pergi, dan karena apa?
Berikutnya, berapa banyak bunga utang yang ditagihkan padamu? Sebagai contoh, berapa bunga utang yang ditagihkan pada pembayaran hipotekmu, pembayaran mobil, kartu kredit, dan pinjaman kuliah?
Lalu kemudian ambil waktu berpikir sejenak mengenai seberapa banyak inflasi mempengaruhi hidup anda. Anda mungkin ingat bahwa beberapa waktu yang lalu orang mulai jual beli rumah karena harganya naik dengan cepat. Disaat yang sama, harga bahan bakar, pendidikan, makanan, pakaian, dan yang lainnya naik secara stabil – tapi pemasukan tidak naik. Banyak orang yang tidak menabung karena lebih baik membeli hari ini daripada membayar lebih mahal besok. Hal ini adalah inflasi dalam tindakan nyata.
Hal yang penting untuk dimengerti adalah kekuatan-kekuatan dari pajak, utang dan inflasi akan dijaga untuk tetap hidup dengan ijin Federal Reserve System untuk mencetak uang. Sebelum adanya Federal Reserve, warga negara Amerika membayar pajak yang rendah sekali, entah karena tidak adanya utang nasional maupun utang pribadi, dan sangat rendahnya tingkat inflasi. Berikut ini penjelasan singkat dan sederhana hubungan antara Fed dengan ketiga kekuatan tersebut:
1. Pajak: Pada awalnya Amerika termasuk hampir bebas pajak. Pada tahun 1862 pertama berlaku untuk membiayai Perak Sipil. Pada tahun 1895, Mahkama Agung A.S. memutuskan bahwa pajak pemasukan tidak sesuai Undang-undang Dasar. Pada tahun 1931, yang kebetulan tahun berdirinya Federal Reserve System, Pasal 16 tersebut dilanggar, dengan menjadikan pajak pemasukan menjadi permanen. Alasan untuk memberlakukan kembali pajak pemasukan adalah untuk memberi modal kepada Badan Perbendaharaan dan Federal Reserve A.S. Sekarang orang kaya dapat memasukkan tangannya ke dalam kantong kita secara permanen.
2. Utang: Federal Reserve System memberikan kuasa kepada politikus untuk meminjam uang, dibandikan menaikkan pajak. Karen utang, bagaimanapun, adalah pedang bermata dua yang akan menghasilkan baik dalam bentuk pajak atau inflasi. Pemerintah A.S. mencetak uang, dibandingkan menaikkan pajak, dengan cara menjual Surat Obligasi A.S., dengan Surat Perjanjian dari para pembayar pajak bahwa bagaimanapun juga tetap harus dibayar dengan pajak yang lebih tinggi – atau dengan mencetak lebih banyak uang, yang menciptakan inflasi.
3. Inflasi: Hal ini disebabkan oleh Federal Reserve dan Badan Perbendaharaan A.S. dengan meminjamkan uang atau mencetak uang untuk membayar tagihan-tagihan Negara. Karena itu mengapa inflasi sering disebut sebagai “pajak tak bersuara”. Inflasi membuat yang kaya menjadi kaya, tapi menjadikan biaya hidup lebih tinggi untuk mereka yang miskin dan menengah. Hal ini disebabkan karena siapa yang mencetak uang akan mendapatkan keuntungan terbesar. Mereka dapat membeli barang-barang dan service sebelum uang tersebut mencair dan masuk kedalam kolam uang sebenarnya. Mereka menuai semua keuntungan ada tapi tidak resiko yang ada. Pada saat yang sama, mereka yang miskin dan menengah melihat uang mereka semakin tipis dan tipis saja.

Berawalnya yang Akhir
Saya memulai bab ini pada tanggal yang sangat penting: 6 Agustus 2007. Hari ini adalah hari dimana American Home Mortgage (Hipotek Perumahan Amerika), satu terbesar diantara pemberi hipotek di Amerika, menyatakan bangkrut.
Alasan tanggal ini sangat penting adalah karena ini menandakan bahwa utang sudah terlalu kelewatan batas. Sistem global sudah tidak dapat menyerap utang lagi. Pada tanggal 6 Agustus 2007, gelembung utang pecah, dan sekarang kita mengalami deflasi, yang merupakan permasalahan yang lebih serius dibandingkan inflasi – sesuatu yang akan kita bahas lebih lanjut di bab-bab berikutnya.
Untuk menyelamatkan dunia, Presiden Obama harus menghentikan deflasi. Alat utama untuk melawan deflasi adalah inflasi. Hal ini berarti dia harus memberlakukan sejumlah besar utang dan mencetak uang dari udara bebas. Dan secara pasti, ini berarti pajak lebih tinggi, utang, dan jika dia berhasil, inflasi.
Pikirkan bahwa perekonomian global adalah balon udara panas yang besar. Segala sesuatu berjalan dengan sangat baik sebelum 6 Agustus 2007, dimana terlalu banyak udara panas – utang – menyebabkan kecemasan dalam balon tersebut. Setelah suara sobekan yang sangat menakutkan terdengar, bank sentral dunia mulai memompakan udara panas lebih lagi ke dalam balon – utang – ke dalam balon tersebut untuk menjaganya tidak jatuh ke tanah dan menyebabkan depresi.
Dalam bukunya A Tale of Two Cities (Dongeng Dua Kota), Charles Dickens menulis sesuatu yang terkenal, “Waktu ini adalah waktu terbaik, waktu ini adalah waktu terburuk; masa ini adalah masa kebijaksanaan, masa ini adalah masa kebodohan.” Sangat mengherankan, tidak banyak yang berubah sejak Dickens menulisnya pada tahun 1859.
Untuk beberapa orang, deflasi merupakan waktu terbaik mereka. Biaya hidup semakin turun dengan harga minyak, perumahan, saham, dan komoditas jatuh dan semakin bisa dicapai. Tampaknya, hanya Wal-Mart bukan satu-satunya yang mengembalikan harga-harga jual. Bank-bank sentral dan pemerintah-pemerintah dunia, berharap orang-orang, badan-badan usaha, dan pemerintah akan terjerumus lebih dalam lagi terhadap utang dengan meminjamkan lebih banyak uang, dengan memompakan uang sebesar triliunan dolar ke dalam perekonomian dengan bunga yang hampir nol – atau uang bebas.
Orang-orang yang memiliki banyak uang sedang menunggu seperti burung pemakan bangkai untuk waktu yang tepat untuk membanjirkan lagi pasar dengan uangnya dan mengambil tulang-tulang bersih dari perusahaan-perusahaan yang sekarat dan mati. Bagi investor-investor yang mapan, ini adalah kesempatan sekali seumur hidup untuk mengambil asset-aset dengan harga diskon. Bagi usaha yang sudh mapan, sekaranglah waktunya untuk mengembangkan usaha, disaat pesaing-pesaing mereka jatuh bangkrut. Orang-orang ini berkelimpahan.
Bagi yang lainnya, sekarang adalah saat terburuk.
Biaya hidup mungkin turun, namun mereka tidak mampu mengambil keuntungan karena mereka tidak lagi punya kerja untuk paling tidak memenuhi kebutuhan pokok mereka, atau mereka berutang dengan menyedihkan dimana mereka berutang lebih banyak uang dibandingkan nilai aset yang mereka miliki – dan aset yang mereka miliki sebenarnya adalah liabilities (kewajiban), seperti rumah mereka.
Bank-bank sentral di dunia membanjiri sistem yang ada dengan uang, tapi mereka tidak membantu masyarakat karena mereka tidak dapat meminjam uang untuk mobil dan perumahan. Disaat kesediaan uang mengembang seperti balon, akses mereka terhadap uang mengerut.
Orang-orang ini tidak melihat kesempatan sekali seumur hidup. Mereka tidak memiliki kolam uang untuk menunggu kesempatan yang tepat. Mereka melihat kekurangan dan merasa ketakutan. Banyak yang berpikir apakah mereka akan kehilangan pekerjaan, rumah, tabungan, dan uang pensiun, kecuali mereka sudah kehilangannya terlebih dahulu.
Perbedaan diantara mereka yang mendapatkan saat ini adalah waktu terbaik dengan mereka yang merasa saat ini adalah waktu terburuk hanya pengetahuan dan IQ finansial saja. Kegagalan terbesar dari sistem pendidikan kita adalah bahwa masyarakat tidak diajar tentang bagaimana uang sebenarnya bekerja, dan apa yang diajarkan adalah sesuatu yang sudah kuno dan using – aturan lama mengenai uang. Mereka mengajarkanmu bagaimana menyeimbangkan buku keuangan, tapi mereka tidak mengajarkanmu bagaimana mengembangkan sebuah neraca keuangan – atau membacanya. Mereka mengajarkanmu untuk menyimpan uang, tapi mereka tidak mengajarkanmu mengenai inflasi dan bagaimana itu mencuri kekayaanmu. Mereka mengajarkanmu bagaimana menulis selembar cek, tapi mereka tidak mengajarkanmu perbedaan aset dan leabilitas. Ada yang berpikir apakah sistem ini sengaja dirancang untuk membuatmu tetap berada di dalam kegelapan.
Di dunia saat ini, anda dapat menjadi seorang yang jenius secara akademis tapi tetap bodoh secara finansial. Hal ini berlawanan dengan kebijaksanaan konvensional, terutama jika disamakan dengan orang-orang yang memliki pekerjaan dengan gaji besar seperti pengacara atau dokter yang menjadi cerdas secara finansial dan akademis karena mereka menghasilkan banyak uang. Tapi seperti yang telah kita lihat, menghasilkan banyak uang tidak berarti anda cerdas secara finansial, terutama jika anda mnggunakan dan menginvestasikan uang anda secara tidak bijaksana – atau menyerahkan uang anda kepada orang yang tidak perduli apakah anda menang atau kalah. Harus selalu diingat bahwa ada perbedaan antara keamanan kerja dan keamanan finansial, dan keamanan finansial sejati membutuhkan sebuah pendidikan finansial yang berdasarkan pada dunia uang sebenarnya.
Itu mengapa saya tidak terkejut ketika krisis ekonomi menyebar lebih luas dari pada permasalahan hipotek orang-orang menengah. Pemimpin-pemimpin kita terlihat seperti terkejut. Itu mengapa calon-calon presiden kita tidak menyebutkan permasalahan-permasalaan yang ada sepanjang kampanye. Mereka menyembunyikan permasalahannya selama mungkin, meyakinkan kita bahwa tidak ada krisis dan permasalah finansial hanya terbatas pada hipotek yang tidak dapat dibayar oleh orang-orang miskin. Sebagaimana yang telah kita ketahui sekarang, permasalahannya tidak hanya pada orang-orang miskin yang punya banyak utang. Permasalaannya berasal dari pemerintahan dan perekonomian tingkat tinggi. Jutaan orang telah kehilangan banyak sekali uang hasil dari jerih payah kerja mereka sepanjang hidup karena mereka tidak mengerti aturan baru uang dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi hidup mereka. Dan permasalahan sistematis ini tidak dapat diselesaikan oleh seorang politisi dkarismatik.
Jadi sekarang mari kita kembali pada pertanyaan judul bab ini: Apakah Obama dapat menyelamatkan kita? Jawaban yang benar seharusnya: Bagaimana kita dapat menyelamatkan diri kita sendiri? Jawaban, dan kunci untuk membebaskan diri kita dari tirani perekonomian kita, adalah pengetahuan. Dengan mendidik diri anda mengenai uang dan bagaimana uang dapat bekerja, anda membuka kunci di dalam diri anda untuk membebaskan anda dari ketakutan mental dan melihat kekayaan berlimpah yang ada disekitar anda. Untuk anda, saat ini benar-benar dapat menjadi waktu terbaik.
Secara pribadi, saya tidak berharap pemerintah atau perusahaan besar untuk menyelamatkan saya. Saya hanya mengamati apa yang sebenarnya para penguasa lakukan, lebih dari pada apa yang mereka katakan atau janjikan, dan saya merespon sesuai dengan tindakan mereka itu. Tahu bagaimana merespon, dari pada mengikuti, dan mengambil tindakan meyakinkan, dibandingkan diam menunggu perintah apa yang harus dilakukan, memerlukan keberanian dan pendidikan finansial.
Saya percaya permasalahan finansial kita sudah terlalu besar dan asemakin besar. Sudah di luar control. Merupakan permasalahan keuangan lebih dari pada politik. Merupakan permasalahan global, bukan hanya masalah A.S. Ada banyak yang dapat dilakukan Obama, tapi yang saya takutkan hal tersebut tidak cukup. Yang terburuk, orang-orang yang berkepentingan dengan dunia finansial tidak bertanggung jawab terhadap presiden A.S. Mereka tidak butuh persetujuan presiden untuk dapat melakukan apa yang mereka hendak lakukan. Mereka lebih dari pemerintah-pemerintah dunia dan pemimpin-pemimpin pilihan mereka.
Bagaimana Kita dapat Menyelamatkan Diri Kita?
Ketika saya ditanya apa yang akan saya ajarkan jika saya bertanggung jawab dalam pendidikan finansial untuk sistem persekolahan kita, saya akan menjawab: “ Saya akan memastikan para pelajar mengerti hubungan antara pajak, utang dan inflasi sebelum keluar dari sekolah.” Jika mereka dapat mengerti itu, mereka akan memiliki masa depan finansial yang lebih aman. Mereka akan mampu mengambil keputusan finansial yang lebih baik untuk mereka sendiri dari pada berharap pemerintah atau mereka yang disebut “ahli finansial” menyelamatkan mereka.
Tentu saja, buku ini mengenai hubungan antara pajak, utang, dan inflasi. Hal tersebut membentuk pondasi bagi aturan baru uang. Dan sekali anda mengerti hal tersebut, anda akan berada pada posisi memilih keluar dari konspirasi orang-orang kaya dan menghidupi kehidupan bebas finansial yang sejati.

BAB 1 – Dapatkah Obama Menyelamatkan Kita? (bab.2)

Persekongkolan Orang Kaya
8 ATURAN BARU MENGENAI UANG
oleh Robert Kiyosaki
BAB 1 – Dapatkah Obama Menyelamatkan Kita?

...lanjutan
31 Desember 2008
Menghadapi perekonomian yang sangat buruk, Presiden Bush memaksa melalui sebuah rencana uang jaminan penting yang bertujuan menyelamatkan perekonomian, berkata, “Perundang-undangan akan menjaga dan menstabilkan sistem perekonomian Amerika dan akan meletakkan perubahan permanen sehingga permasalahan-permasalahan ini tidak akan terjadi lagi.”
Banyak orang bernafas lega, berpikir, “Akhirnya, pemerintah akan menyelamatkan kita!” Permasalahannya adalah, perkataan itu bukanlah kata-kata dari Presiden Goerge W. Bush. Itu adalah kata-kata dari ayahnya, Goerge H.W. Bush. Pada tahun 1989, Presiden Bush pertama meminta dana 66 miliar dolar A.S. untuk menyelamatkan industry Saving & Loans – S&L – (Tabungan dan Pinjaman). 66 miliar dolar A.S. itu tidak menyelesaikan masalah; industry S&L hilang dari pengelihatan. Puncak dari semuanya itu, Paket penyelamatan 66 miliar dolar A.S. tersebut ditagihkan kembali kepada pembayar pajak senilai lebih dari 150 miliar dolar A.S. – lebih dari dua kali lipat dari perkiraan awalnya. Kemana uang itu pergi?

Ayah Sama Dengan Anaknya
Dua puluh tahun kemudian pada bulan September 2008, Presiden Goerge W. Bush meminta 700 miliar dolar A.S. dan memberikan janji yang sama: “Kami akan memastikan, bersamaan dengan berjalannya waktu, hal ini tidak akan terjadi lagi. Sementara itu, kita harus menyelesaikan permasalahannya. Dan karena itulah mengapa masyarakat mengirimkan saya ke Washington, D.C.” Mengapa seorang ayah dan anaknya berkata hal yang hampir sama tentang menyelamatkan perekonomian yang bedanya hampir dua puluh tahun? Mengapa janji Presiden Bush yang pertama gagal?

Semua Orang-orang Presiden
Slogan utama kampanye Presiden Barak Obama adalah, Perubahan yang dapat kita percaya. Dengan diberikannya slogan tersebut, kita harus mempertanyakan suatu hal: “Mengapa Presiden Obama mempekerjakan banyak orang-orang yang juga bekerja pada pemerintahan Clinton?” Hal ini kelihatannya bukan suatu perubahan. Hal ini sepertinya status quo.
Selama pemilihan, mengapa Obama berkonsultasi pada Robert Rubin, orang yang baru saja mengundurkan diri dari kepala Citigroup, sebuah perusahaan yang berada dipinggir kehancuran dan menerima dana jaminan sebesar 45 miliar dolar A.S., untuk mendapatkan nasihat mengenai perekonomian? Mengapa menunjuk Larry Summer sebagai kepala Dewan Perekonomian Nasional Gedung Putih dan Timothy Geithner, kepala Federal Reserve Bank terdahulu di New York, menjadi sekertarisnya di bidang perbendaharaan? Semua orang ini adalah anggota team perekonomian Clinton dan mengambil bagian dalam pencabutan undang-undang Glass-Steagall Act tahun 1933, sebuah undang-undang yang melarang bank untuk menjual investasi. Perbankan yang menjual investasi dalam bentuk turunan (derivatives) merupakan dasar utama mengapa kita berada dalam kekacauan saat ini.
Dengan istilah yang sangat sederhana, tujuan dari undang-undang Glass-Steagall Act tahun 1933, hasil dari depresi sebelumnya, adalah untuk memisahkan bank menabung, yang mempunyai akses ke dana perbendaharaan pusat, dari bank investasi, yang tidak punya akses sama sekali. Clinton, Rubin, Summer, dan Geithner dengan sukses mencabut undang-undang Glass-Steagall yang bertujuan untuk mengesahkan pembentukan Citigroup, ‘supermarket finansial’ terbesar dalam sejarah A.S. Banyak orang yang tidak tahu ini, tapi pada saat pembentukkannya, Citigroup merupakan pelanggaran terhadap undang-undang Glass-Steagall Act.
Berikut ini adalah komentar dari Kenneth Guenther, CEO dari Komunitas Independen Bankir Amerika (Independent Community Bankers of America), para bankir kecil di Amerika, dibuat pada PBS pada tahun 2003 mengenai pembentukan Citigroup:
Siapa mereka menurut mereka? Orang lain, perusahaan lain, tidak dapat bertindak seperti ini…Citicorp dan Travelers sudah sangat besar sampai mereka dapat melakukan ini. Mereka dapat menarik konglomerasi financial terbesar –– financial terbesar yang bergabung terdiri dari perbankan, asuransi, dan sekuritas –– disaat perundang-undangan masih berlaku dan menyebutkan hal itu tidak sah. Dan mereka melakukan ini dengan persetujuan dari presiden A.S., presiden Clinton; dewan system Perbankan Pusat, Alan Greenspan; dan seketaris perbendaharaan, Robert Rubin. Dan kemudian, saat semuanya telah berlalu, apa yang terjadi? Sekretaris perbendaharaan menjadi wakil dewan ketua dari Citigroup yang bersatu.
Baris yang paling utama adalah baris terakhir: “Sekretaris perbendaharaan [Robert Rubin] menjadi dewan Citigroup yang bersatu.” Seperti yang telah kita diskusikan sebelumnya, Robert Rubin adalah penasihat Obama selama kampanye kepresidenan.
Sekretaris perbendaharaan Obama saat ini adalah Timothy Geithner. Sebelumnya, dia berada di bawah badan sekretaris perbendaharaan dari tahun 1998 sampai 2001 di bawah Sekretaris Perbendaharaan Robert Rubin dan Lawrence Summer. Summer adalah mentor Geithner, dan banyak orang yang menyebut Geithner adalah anak didik kesayangan Robert Rubin. Oh, jaring kusut yang apa yang kita buat.
Dengan kata lain, orang-orang yang sama ini yang juga turut bertanggung jawab memulai krisis finansial ini. Dengan menggabungkan bank menabung dengan bank investasi, orang-orang ini mempercepat penjualan turunan finansial yang eksotis yang Warren Buffet sebut sebagai “senjata perusak finansial massal”, dan yang telah membantu seluruh perekonomian dunia bertekuk lutut. Bagaimana dapat terjadi perubahan jika orang yang sama yang memperluas kekacauan finansial tetap bertugas untuk hal yang sama? Apa yang dimaksud oleh Presiden Obama saat berjanji perubahan yang dapat kita yakini?

Republik, Demokrat, Bankir
Satu alasan mengapa Presiden Bush Sr. dan Bush Jr. mengucapkan kata-kata yang sama, bahwa bailout dapat menyelamatkan perekonomian dan tidak akan terjadi lagi, adalah karena mereka dipilih untuk melindungi sistem – bukan untuk memperbaikinya. Apakah mungkin satu alasan mengapa Presiden Obama mempekerjakan tim finansial yang sama dengan masa administrasi Clinton karena dia bermaksud untuk melindungi sistem yang sama – sebuah sistem yang dirancang untuk membuat orang-orang kaya menjadi lebih kaya? Hanya waktu yang dapat menjawabnya. Meskipun Presiden Obama bangga bahwa dia tidak menerima uang kampanye dari para orang-orang pelobi, kebenarannya akan tetap sama bahwa tim finansialnya penuh dengan orang-orang yang membantu terjadinya krisis yang harus mereka perbaiki sendiri.
Satu-satunya orang yang secara konsisten menyampaikan mengenai perekonomian dan krisis finansial yang sedang berkembang sepanjang awal kampanye kepresidenan tahun 2008 adalah Ron Paul wakil dari Texas, seorang Republikan moderat sejati. Menulis di Forbes.com pada tanggal 04-Maret-2008, dia menyebutkan, “Kecuali kita melakukan reformasi fundamental, kita akan terperangkap dalam badai finansial yang dapat merendahkan Negara besar ini yang tidak ada musuh lain dapat lakukan.” Sayangnya, tidak cukup pemilih yang mendengarkan dengan seksama.
Akar dari krisisDisebutkan bahwa Meyer Amschel Rothschild, pendiri satu diantara keluarga perbankan terkuat di Eropa, suatu kali berkata, “Berikan saya kuasa untuk mengatur penyediaan uang Negara dan saya tidak peduli siapa yang membuat undang-undang.” Untuk mengerti krisis finansial saat ini, sangat penting untuk mengerti hubungan antara pemerintah A.S., Federal Reserve System, dan beberapa dari orang-orang paling berkuasa di dunia. Hubungan ini dapat digambarkan dengan diagram sederhana berikut ini:








Pada tahun 1931, pembentukan Federal Reserve System member jaminan kekuasaan kepada orang-orang kaya dunia untuk mengatur penyediaan uang A.S., dan merealisasi jiwa dari perasaan Rothchild. Banyak orang yang tidak tahu atau mengerti bahwa Federal Reserve System (Sistem Cadangan Serikat) bukanlah suatu institusi atau sebuah bank, atau juga bahwa tidak punya cadangan sama sekali. Melainkan merupakan gabungan monopoli perbankan yang dijalankan oleh beberapa orang yang paling berkuasa di dunia finansial. Pendirian Fed pada prinsipnya adalah ijin untuk mencetak uang.
Alasan lain mengapa Federal Reserve System dibuat adalah untuk melindungi bank-bank terbesar dari kehancuran dengan menyediakan liquiditas kepada bank-bank tersebut saat mereka sedang dalam permasalahan finansial, yaitu untuk melindungi kekayaan dari orang kaya, bukan para pembayar pajak.
Kita melihat tindakan-tindakan ini bahkan pada hari-hari ini. Pada tahun 2008, ketika Presiden Bush mengesahkan 700 Miliar dolar A.S., Sekretaris Perbendaharaan Henry Paulson, Pendiri dari Goldman Sach, dalam kaitannya dengan Federal Reserve, segera menyerahkan miliaran dolar A.S. sebagai uang TARP – Trouble Asset Relief Program (Program Pelepasan Aset Bermasalah) kepada bank-bank terbesar di Amerika, yaitu kawan-kawannya, tanpa ada pertanyaan sama sekali.
Kenyataannya bahwa uang penyelamatan TARP ini datang langsung dari kantong kita – kantong para pembayar pajak – ke dalam kantong bank-bank dan korporasi-korporasi yang sejak awal telah membantu menciptakan permasalahan finansial ini. Kita diberi tahu bahwa uang tersebut di berikan dengan mandate sebagai pinjaman, namun pemerintah kita entah tidak mampu atau tidak mau melaksanakan mandate tersebut – atau keduanya.
Di pertengahan Desember 2008, saat harian USA Today bertanya pada bank-bank tersebut apa yang mereka lakukan dengan uang penyelamatan tersebut, JPMorgan Chase, sebuah bank yang menerima 25M dolar A.S. dari uang pembayar pajak, menjawab, “Kami tidak memaparkannya kepada publik, kami menolak untuk menjawabnya.” Morgan Stanley, sebuah bank yang menerima 10M dolar A.S. menjawab, “Kami menolak untuk memberikan komentar atas pertanyaan anda.” Bank Mellon New York merespon, “Kami memilih untuk tidak memaparkannya.” Uang penyelamatan perbankan adalah hanya uang penyelamatan kawan-kawan kaya. Pekerjaan untuk menutupi kesalahan dan kecurangan nyata kawan sendiri, bukan untuk menyelamatkan perekonomian.
Buktinya ada di atas pudding. Saat Wall Street Journal melaporkan pada 26 Januari 2009 dalam sebuah artikel berjudul, “Tetesan Pinjaman Bank-bank A.S.,“ 10 dari 13 penerima Program Pelepasan Aset Bermasalah (TARP) Badan Perbendaharaan, melihat neraca pinjaman yang belum luna mereka menurun dengan total 46 M dolar A.S., atau 1,4% diantara kuarter ke tiga dan ke empat tahun 2008, berdasarkan analisa perbankan Wall Street Journal yang baru saja mengumumkan laporan kuartal mereka.” Hal ini bahkan saat mereka mengambil 148 M dolar A.S. dari dana TARP pembayar pajak yang dimaksudkan untuk merangsang proses pinjaman.
Jika Presiden Obama benar-benar mau melakukan perubahan di Washington, dia harus mengubah hubungan yang terlalu baik antara Federal Reserve System, pemerinta A.S., dan orang-orang kaya dan berkuasa. Dan mungkin dia akan melakukannya. Tapi dengan menempatkan tim finansial Presiden Clinton dalam keadministrasiannya, kelihatannya tidak mungkin. Kelihatannya dia akan melakukan sama seperti yang dilakukan presiden-presiden sebelumnya sejak Woodrow Wilson telah lakukan – melindungi sistem yang ada, bukan mengubahnya.
Oleh beberapa perkiraan, kerugian total secara global dalam komoditas, saham, obligasi, dan real estate lebih besar dari 60 Triliun dolar A.S. Sejauh ini, bank-bank dan pemerintah dunia telah mengeluarkan hampir 10 Triliun dolar A.S. sebagai usaha untuk memperbaiki masalah yang ada. Bagaimana dengan 50 Triliun dolar A.S. sisanya? Siapa yang akan menanggung sisa kerugian tersebut? Kemana uangnya pergi? Siapa yang akan menyelamatkan kita, orang yang sebenarnya kehilangan uang dan sekarang harus membayar sendiri kerugian kita dan kerugian orang-orang kaya melalui uang penyelamatan dengan pajak?
Tahun 2013 akan menjadi ulang tahun ke 100 Federal Reserve System. Sudah hampir 100 tahun Fed telah menarik uang tunai terbesar di dunia. Penarikan uang tunai ini adalah sebuah perampokan bank dimana para perampoknya tidak menggunakan topeng, tapi menggunakan jas dengan pin bergambar bendera Amerika di atasnya. Hal itu adalah perampokan dimana yang kaya mengambil dari yang miskin melalui bank-bank dan pemerintah kita.
Sementara menjadi seorang pelajar di kelas Dr. Buckminster Fuller tahun 1981, saya terganggu dengan pernyataannya, “Tujuan utama dari pemerintah adalah menjadi kendaraan dari orang kaya memasukkan tangannya ke dalam kantong kita.” Walaupun saya tidak suka dengan apa yang dia katakana, karena saya hanya ingin berpikir hal-hal baik saja mengenai Negara dan pemimpin-pemimpinnya, jauh di dalam hati saya, dan berdasarkan pengalaman pribadi, saya tahu ada suatu kebenaran di dalam perkataannya.
Sampai saat itu, saya punya keraguan rahasia pribadi mengenai pemerintah. Sebagai seorang anak, saya sering heran kenapa hal mengenai uang tidak diajarkan di sekolah. Saat menjadi seorang pilot Angkatan Laut di Vietnam, saya heran mengapa kita harus melakukan peperangan ini. Saya juga menyaksikan ayah saya mengundurkan diri dari posisinya sebagai Kepala Departemen Pendidikan untuk mengejar posisi sebagai Gubernur Negara Bagian Hawaii karena dia sangat terganggu dengan korupsi yang ditemukannya dalam pemerintahan. Sebagai seorang yang jujur, ayah saya tidak dapat menerima apa yang dia saksikan saat menjadi pegawai tingkat tinggi pemerintah, anggota dari pegawai gubernur. Jadi, walaupun kata-kata Dr. Fuller bukanlah sesuatu yang ingin saya dengarkan, karena saya mencintai Negara saya dan saya tidak suka mengkritiknya, kata-katanya sangat mengganggu saya hingga menjadi panggilan yang membangunkan saya dari tidur. Pada permulaan tahun 1980, pendidikan saya dimulai, dan mata saya terbuka terhadap fakta-fakta yang orang-orang berkuasa tidak ingin kita ketahui.

BAB 1 – Dapatkah Obama Menyelamatkan Kita? (bag.1)

Persekongkolan Orang Kaya
8 ATURAN BARU MENGENAI UANG
oleh Robert Kiyosaki
BAB 1 – Dapatkah Obama Menyelamatkan Kita?

Urutan waktu sebuah Krisis
Pada bulan Agustus 2007, kepanikan diam-diam menyebar ke seluruh dunia. Sistem perbankan kita mulai merasakannya. Hal ini terjadi seperti dampak domino yang mengancam bahkan sekarang untuk meluluhlantahkan seluruh perekonomian dunia. Meskipun seberapa besar uang pertanggungan yang diberikan pemerinta dan paket-paket perangsang sekitar lebih dari 7 sampai 9 Triliun dolar A.S. di seluruh dunia, beberapa dari badan perbankan dan usaha terbesar di dunia, seperti Citigroup dan General Motors, masih terus bergoncang. Keselamatan perusahaan dalam jangka panjang masih dipertanyakan.
Krisis ini tidak hanya mengancam perusahaan-perusahaan besar dan konglomerat-konglomerat perbankan multinasional, namun juga keamanan dari keluarga-keluarga mereka yang bekerja keras. Masa kini, berjuta-juta orang yang berpikir mereka melakukan hal yang benar dengan mengikuti paham konvensional berupa pergi ke sekolah, dapatkan pekerjaan, membeli sebuah rumah, menyimpan uang, tetap bebas dari utang, dan berinvestasi dengan portfolio yang terdiversivikasi pada saham, obligasi, dan dana hibah semuanya mengalami permasalahan keuangan.
Dengan berbicara dengan banyak orang diseluruh dunia, saya dapati bahwa mereka sekarang sangat prihatin dan kawatir, dan beberapa dari mereka mengalami penderitaan depresi setelah kehilangan pekerjaan, rumah, tabungan, sabungan kuliah anak, dan dana pensiun mereka. Banyak dari mereka yang tidak mengerti apa yang sedang terjadi dengan perekonomian kita atau bagaimana hal tersebut dapat berdampak pada mereka. Banyak yang ingin tahu apa yang menyebabkan krisi ini, bertanya, “Siapa yang dapat disalahkan? Siapa yang dapat menyelesaikan permasalahan ini? Dan kapan krisis ini berakhir?” Dengan pertanyaan-pertanyaan ini dalam pemikiran, saya rasa penting untuk mengambil waktu sejenak meninjau kembali kejadian-kejadian yang mengarah sampai terjadinya krisis saat ini. Berikut ini secara singkat dan tanpa maksud apa-apa urutan waktu penting secara umum dari kejadian-kejadian ekonomi global utama yang mengarahkan kita kepada keadaan keuangan yang berbahaya saat ini.
6 Agustus 2007
American Home Mortgage (Hipotek perumahan Amerika), salah satu penyedia hipotek terbesar Amerika, menyatakan bangkrut.
9 Agustus 2007
Bank Prancis BNP Paribas, karena permasalahan yang terjadi dengan hipotek A.S., mengumumkan tidak dapat memperhitungkan nilai asetnya lebih dari 1,6 miliar euro.
Bersamaan dengan berhentinya pasar kredit, European Central Bank (Bank Sentral Eropa) menyuntikkan dana hampir 95 miliar euro kedalam sistem perbankan di wilayah eropa sebagai usaha merangsang proses pinjam meminjam dan pencairan.
10 Agustus 2007
Sehari setelahnya, Bank Sentral Eropa memompakan 61 miliar euro lainnya kedalam pasar dana global.
13 Agustus 2007
Bank Sentral Euro mengeluarkan lagi 47,6 miliar euro, pemasukan dana ketiga yang secara total 204 miliar euro dalam rentang waktu 3 hari.
September 2007
Northern Rock, pialang hipotek terbesar dan juga sebua bank konsumen yang besar di Inggris, pencairan besar-besaran oleh para pemegang deposito. Hal ini terjadi pertama kalinya dalam jangka waktu seratus tahun.
Kampanye Pemilihan Presiden Memanas
Bersamaan dengan krisis keuangan menyebar ke seluruh dunia pada tahun 2007, kampanye pemilihan presiden A.S. – yang telah menjadi kampanye terlama dan paling mahal dalam sejarah kampanye politik – mulai semakin panas.
Pada awal masa kampanye, walaupun ada tanda-tanda yang jelas bahwa perekonomian dunia berada pada ambang kehancuran, para calon-calon presiden utama sangat jarang membahas tentang perekonomian sebagai sebuah permasalahan. Sebagai gantinya, topik hangat kampanye adalah perang Iraq, pernikahan antar sessama jenis, dan imigrasi. Saat para calon itu membahas masalah perekonomian, mereka melakukannya dengan sangat tidak tepat. (Hal ini terlebih jelas lagi ketika calon presiden John McCain yang dikemudian hari menyatakan pada akhir tahun 2008, “Pondasi dari perekonomian kita kuat,” dimana pada hari yang sama Dow jatuh 504 poin.)
Disaat semua hal sudah terbukti mengarah pada krisis keuangan yang besar, dimana presiden kita? Dimana calon-calon presiden yang sedang memimpin dan pemimpin-pemimpin dunia keuangan kita? Mengapa media-media kesayangan dunia perekonomian tidak meperingati para investor untuk keluar? Mengapa para ahli-ahli keuangan tetap meyemangati para investor untuk “berinvestasi dalam jangka panjang”? Mengapa para politikus dan pemimpin-pemimpin keuangan kita tidak menyuarakan panggilan peringatan mengenai badai keuangan? Mengapa mereka paling tidak memiliki kebijakan untuk berdiri dan berkata, “Ini masalah perekonomian, bodoh”? Mengambil sebuah lagu yang terkenal, mereka “dibutakan oleh cahaya.” Di permukaan, segala sesuatu seperti baik-baik saja, namun terbukti oleh kejadian berikut dalam urut waktu kita…
9 Oktober 2007
Index rata-rata Dow Jones ditutup pada nilai tinggi bersejarah 14.164.
Setahun kemudian
September 2008
Presiden Bush dan badan Perbendaharaan A.S. meminta 700 miliar dolar A.S. dana jaminan untuk menyelamatkan perekonomian, lebih dari setahun setelah Bank Sentral Eropa telah menyuntikkan 204 miliar euro ke dalam perekonomian pada Agustus 2007 dan hampir setahun setelah Dow mencapai titik puncak sepanjang sejarahnya.
Racun turunan perekonomian menghasilkan hancurnya Bear Stearns dan Lehman Brothers, dan menjadikan Fannie Mae, Freddie Mac, dan badan asuransi terbesar didunia, AIG menjadi milik nasional.
Sebagai tambahan, industry motor A.S. Nampak sakit, dan GM, Ford, dan Chrysler minta dana jaminan. Banyak pemerintah kota Negara bagian juga meminta dana jaminan.
29 September 2008
Pada hari Senin yang kelam, setelah Presiden Bush meminta uang jaminan, Dow jatuh 777 poin. Itu merupakan jatuhnya poin terbesar dalam satu hari dalam sejarah, dan Dow ditutup pada posisi 10.365.
1 – 10 Oktober 2008
Rentan waktu terburuk yang pernah tejadi, Dow jatuh 2.380 poin dalam waktu seminggu yang singkat.
13 Oktober 2008
Dow mulai terlihat sangat tidak stabil, naik 936 dalam satu hari, kenaikan poin terbaik dalam sejarah, ditutup pada 9.387,
15 Oktober 2008
Dow jatuh 733 poin, ditutup pada 8.577.
28 Oktober 2008
Dow bertambah 889 poin, pertambahan poin terbesar kedua dalam sejarah, ditutup pada 9.065.
4 November 2008
Barack Obama terpilih sebagai presiden A.S. dengan slogan, Change We Can Believe In (Perubahan yang dapat kita yakini). Dia akan mengambil alih kepemerintahan yang sampai sekarang sudah mengeluarkan 7,8 triliun dolar A.S. dalam berbagai macam bentuk untuk menyelamatkan perekonomian.
Desember 2008
Dilaporkan bahwa Amerika kehilangan 584.000 perekerjaan pada bulan November, kehilangan terbesar yang pernah diberitakan sejak Desember 1974. Pengangguran diberitakan sebanyak 6.7 persen, dimana hampir dua juta kehilangan pekerjaan di Amerika Serikat tersebut pada tahun 2008. Sebagai tambahan, bahwa Cina, pertumbuhan perekonomian tercepat di dunia, kehilangan 6,7 juta pekerjaan pada tahun 2008, sebagai tanda bahwa perekonomian dunia mengalami tekanan besar dan berada di pinggir kehancuran.
Para ahli ekonomi akhirnya mengakui bahwa perekonomian A.S. berada pada masa resesi sejak Desember 2007. Satu tahun kemudian, akhirnya ahli-ahli ekonomi menyadarinya?
Warren Buffet, seseorang yang diakui banyak orang sebagai investor paling cerdas dunia, melihat perusahaannya Berkshire Hathaway, kehilangan nilai saham sebesar 33 persen dalam setahun. Para investor menghibur hati dengan fakta dana yang ada tidak berhasil dengan baik di pasar – dengan merugi sedikit dibandingkan rata-rata. Hal ini menyegarkan.
Universitas Yale dan Harvard mengumumkan dana sumbangan mereka hilang lebih dari 20 persen dalam satu tahun.
GM dan Chrysler menerima 17,4 miliar dolar A.S. dalam bentuk pinjaman pemerintah.
Presiden terpilih Obama mengumumkan rencana dana rangsangan sejumlah 800 Miliar dolar A.S. pada proyek-proyek infrastruktur raksasa bertujuan untuk mengurangi kehilangan kerja A.S. – ini merupakan tambahan dari 7,8 juta dolar A.S. yang telah dikeluarkan pemerintah A.S.

berlanjut...